POJOKSATU.id - Selain puasa nisfu Syaban, yang dilakukan umat muslim pada 15 Syaban setiap tahunnya, ada juga puasa sunnah yang dikerjaan umat Islam pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulannya, yaitu puasa Ayyamul Bidh.
Puasa Ayyamul Bidh memiliki arti hari-hari cerah, yaitu hati pada malamnya disinari bulan purnama.
Dalam riwayat Abu Dzar, Rassullulah SAW berkata, "Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulan, berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (tiap bulan dalam kalender Hijriyah)."
Baca Juga: Totalitas Song Ha Yoon di Drama Marry My Husband, Blokir Kontak Teman Sampai Konsul ke Psikiater
Adapun keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah pahala untuk yang mengerjakan puasa tersebut, yang bagaikan puasa sepanjang tahun.
Puasa ini tergolong puasa sunnah muakkadah, atau sunnah yang sangat dianjurkan.
Jadwal Puasa Ayyamul Fidh di 2024
Pada tahun ini, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan 13-15 Syaban, yang dilakukan pada 23-25 Februari 2024. Sementara itu, puasa khusus nisfu syaban berlangsung pada Minggu, 25 Februari 2024.
Umat Islam yang hendak mengerjakan puasa nisfu syaban, biasanya mengerjakan shalat sunnah sepanjang malam 15 Syaban, juga membaca Surah Yasin 3 kali, juga mengucapkan doa nisfu syaban.
Hal ini merujuk pada kelanjutan riwayat yang berasal dari Ali bin Abi Thalib tentang sabda Rasulullah saw, bahwa "Apabila malam nisfu Syaban, shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya."
"Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu (malam nisfu syaban) ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman, "Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku? Maka Aku akan mengampuninya. Adakah orang yang meminta rezeki? Maka, Aku akan memberinya rezeki. Adakah orang yang mendapatkan cobaan? Maka Aku akan menyembuhkanya ..." (H.R. Ibnu Majah).
Baca Juga: Bantuan PKH, BPNT, dan Beras Mulai Disalurkan di Desa Pasirjaya Karawang
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh hampir sama dengan puasa sunnah lainnya.
Bacaan ini bisa diucapkan pada malam menjelang hari Ayyamul Bidh (13, 14, dan 15 Hijriah), atau juga pada saat hari ayyamul bidh selama seorang muslim belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Jika niat puasa Ayyamul Bidh diucapkan pada malam hari, berikut ini bacaannya dalam bahasa latin, dan terjemahannya:
"Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala" Artinya, "Saya berniat berpuasa besok pada Ayyamul Bidh, sunah karena Allah Ta’ala."
Sementara itu, jika niat puasa Ayyamul Bidh diucapkan usai terbitnya fajar, bacaannya adalah sebagai berikut:
"Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan lillahi ta’ala" Artinya, "Saya berniat puasa Ayyamul Bidh, sunah karena Allah ta’ala."
Sementara itu, niat puasa Nisfu Syaban dalam bahasa Arab adalah sebagai berikut:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban esok hari karena Allah SWT.” ***




