POJOKSATU.id — Tren fashion gyaru kembali menjadi perbincangan di media sosial Indonesia.

Gaya yang identik dengan tampilan berani dan makeup dramatis tersebut ikut mendapat perhatian setelah influencer Hanum Mega menggelar pesta ulang tahun dengan konsep Y2K Gyaru.

Pesta ulang tahun Hanum Mega yang digelar di MOJA Museum, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 20 September 2026, mengusung nuansa fesyen era 2000-an yang dipadukan dengan karakter khas gyaru.

Sejumlah tamu yang hadir juga mengikuti konsep tersebut dengan mengenakan busana, riasan, rambut, hingga aksesori yang menonjolkan estetika Y2K Gyaru.

Baca Juga: Sulap Limbah Tekstil Jadi Karya Fashion, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Perempuan dan Lansia

Kemunculan gaya tersebut membuat istilah gyaru kembali banyak dicari dan diperbincangkan.

Lantas, apa sebenarnya fashion gyaru dan seperti apa ciri khasnya?

Gyaru merupakan salah satu subkultur fashion dan kecantikan yang berkembang di Jepang.

Istilah gyaru berasal dari kata bahasa Inggris “gal” yang kemudian digunakan untuk menggambarkan gaya anak muda dengan penampilan ekspresif dan berani.

Gaya ini mulai berkembang sejak akhir abad ke-20 dan semakin populer pada era 1990-an hingga 2000-an.

Baca Juga: Indonesia Fashion Week 2026 Digelar 29 Juli, Tema Ulos Simetria Siap Angkat Wastra Nusantara ke Panggung Dunia

Berbeda dari gaya kecantikan Jepang yang umumnya dikenal dengan tampilan lebih natural, gyaru justru menonjolkan makeup, rambut, pakaian, dan aksesori sebagai bagian utama dari penampilan.

Gyaru juga tidak hanya merujuk pada satu jenis gaya.

Seiring perkembangannya, muncul berbagai subgaya dengan karakteristik masing-masing, seperti kogal, hime gyaru, ganguro, hingga gaya gyaru yang mengadopsi estetika Y2K.

Salah satu karakter paling mudah dikenali dari gyaru adalah riasan mata yang cukup dramatis.

Eyeliner tegas, bentuk cat-eye, bulu mata yang terlihat bervolume, serta penggunaan eyeshadow menjadi bagian yang sering ditemukan dalam makeup gyaru.

Beberapa gaya juga menggunakan lensa kontak berwarna atau berdiameter besar untuk membuat area mata terlihat lebih menonjol.

Selain makeup, rambut menjadi elemen penting dalam penampilan gyaru.

Baca Juga: 7 Tips Awet Muda untuk Wanita, Rahasianya Tak Cuma Skincare tapi Juga Gaya Hidup Sehat

Rambut dengan warna cokelat terang atau pirang cukup sering digunakan.

Penataannya pun cenderung dibuat lebih bervolume dengan berbagai aksesori rambut untuk memberikan kesan yang lebih mencolok.

Dari sisi pakaian, gyaru dikenal memiliki gaya yang ekspresif dan feminin.

Jenis pakaian yang digunakan dapat berupa rok pendek, atasan dengan detail menarik, sepatu platform, serta berbagai item fesyen yang memberikan kesan glamor.

Aksesori juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Anting berukuran besar, kalung, gelang, aksesori rambut, nail art, hingga sepatu dengan sol tebal dapat digunakan untuk melengkapi penampilan.

Baca Juga: Tren Viral Gamis Bini Orang Jadi Primadona Fashion Muslim Lebaran 2026, Begini Pilihan Model yang Bergaya Classy dan Elegan

Sementara itu, gaya Y2K Gyaru menggabungkan karakter gyaru dengan elemen fashion yang populer pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Nuansa tersebut dapat terlihat melalui penggunaan motif leopard, aksesori berukuran besar, aksen bulu, leg warmers, warna-warna mencolok, serta berbagai item yang memberikan kesan playful.

Meski saat ini banyak dikenal sebagai tren fashion, gyaru pada awal perkembangannya berkaitan dengan sebuah subkultur anak muda di Jepang.

Gaya tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi diri melalui pakaian, makeup, rambut, dan cara seseorang menampilkan dirinya.

Karena berkembang selama puluhan tahun, gyaru kemudian memiliki banyak variasi.

Tidak semua orang yang mengadopsi gaya gyaru akan menggunakan kombinasi pakaian dan makeup yang sama.

Perkembangan media sosial juga membuat estetika gyaru kembali dikenal oleh generasi muda di berbagai negara.

Tren Y2K yang kembali populer dalam beberapa tahun terakhir turut membuat berbagai elemen fashion era 2000-an kembali muncul, termasuk gaya yang terinspirasi dari gyaru.

Baca Juga: Trik Foundation yang Pas di Kulitmu, Goodbye Make Up Flashback!

Di Indonesia, perhatian terhadap gaya tersebut kembali terlihat setelah pesta ulang tahun Hanum Mega mengangkat tema Y2K Gyaru.

Dengan karakter makeup yang tegas, rambut bervolume, pakaian ekspresif, serta aksesori mencolok, gyaru menawarkan gaya yang berbeda dari tren minimalis atau natural yang juga banyak berkembang dalam dunia fashion.

Bagi sebagian orang, daya tarik gyaru justru terletak pada keberaniannya menampilkan karakter dan ekspresi personal melalui penampilan.***