POJOKSATU.id - Pindah ke negara lain sering kali menjadi impian bagi banyak orang, namun salah satu hal yang bisa menjadi penghalang adalah biaya tempat tinggal yang mahal.
Akan tetapi, ada beberapa negara yang menawarkan program unik berupa pemberian rumah gratis atau dengan biaya yang sangat rendah untuk menarik penduduk baru, terutama di daerah yang penduduknya semakin sedikit atau wilayah yang membutuhkan pembangunan kembali.
Berikut adalah 5 negara yang memberikan rumah gratis atau hampir gratis kepada warganya, baik melalui skema pemerintah maupun program pengembangan komunitas.
1. Italia
Italia telah menjadi salah satu negara yang paling dikenal karena program "Case a 1 Euro" atau rumah seharga 1 euro. Program ini diperkenalkan di beberapa kota kecil di Italia yang populasinya semakin menurun, khususnya di wilayah pedesaan dan pegunungan.
Kota-kota seperti Sambuca, Mussomeli, dan Gangi adalah contoh dari kota yang berpartisipasi dalam program ini. Pemerintah lokal di kota-kota tersebut menawarkan rumah tua yang tidak lagi dihuni dengan harga simbolis 1 euro.
Namun, ada syarat bahwa pembeli harus merenovasi rumah tersebut dalam jangka waktu tertentu, biasanya sekitar 2-3 tahun, dengan biaya yang bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 euro, tergantung kondisi rumahnya.
Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kota-kota kecil di Italia dan menarik penduduk baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk tinggal dan mengembangkan komunitas.
Banyak orang asing, termasuk dari Amerika Serikat dan Eropa, tertarik mengikuti program ini karena mereka melihat peluang untuk memiliki rumah di Italia dengan harga yang sangat murah.
2. Jepang
Jepang memiliki masalah yang mirip dengan Italia, di mana banyak daerah pedesaan yang penduduknya menurun drastis karena migrasi ke kota-kota besar.
Hal ini membuat ribuan rumah kosong, yang dikenal dengan istilah "akiya", tersebar di seluruh penjuru Jepang.
Untuk mengatasi masalah ini, beberapa pemerintah daerah Jepang mulai menawarkan rumah-rumah ini secara gratis atau dengan harga sangat murah melalui program yang dikenal sebagai Akiya Bank.
Contohnya, di prefektur Nagano, rumah-rumah kosong dijual dengan harga mulai dari 50.000 yen (sekitar 450 dolar AS) atau bahkan diberikan secara gratis kepada penduduk baru yang berkomitmen untuk tinggal dan merawat rumah tersebut.
Namun, seperti di Italia, sebagian besar rumah tersebut memerlukan renovasi, sehingga pembeli harus siap mengeluarkan dana tambahan untuk memperbaikinya.
3. Spanyol
Spanyol juga menawarkan program serupa untuk menarik penduduk baru, terutama di desa-desa yang terancam ditinggalkan penduduknya. Salah satu contohnya adalah kota kecil Rubiá, di wilayah Galicia.
Desa ini menawarkan rumah-rumah kosong kepada orang yang bersedia tinggal di sana dan merenovasi rumah-rumah tersebut.
Selain itu, di beberapa daerah seperti Galicia dan Asturias, pemerintah daerah menawarkan subsidi dan insentif kepada orang yang bersedia membeli dan merenovasi rumah-rumah tua di pedesaan.
Program ini sangat menarik bagi mereka yang mencari kehidupan yang lebih tenang di daerah pedesaan dengan biaya hidup yang jauh lebih rendah dibandingkan kota-kota besar di Spanyol.
4. Kroasia
Kroasia juga menjadi salah satu negara yang mulai menawarkan rumah gratis untuk penduduk baru, khususnya di wilayah pedesaan.
Di beberapa daerah, seperti di wilayah Slavonia, pemerintah daerah menawarkan rumah-rumah gratis atau dengan harga yang sangat rendah kepada keluarga muda yang bersedia tinggal dan bekerja di daerah tersebut.
Program ini bertujuan untuk menghentikan penurunan populasi di wilayah pedesaan Kroasia, yang terus menurun karena banyak penduduk muda yang pergi ke kota atau ke luar negeri untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.
Dengan memberikan rumah gratis, pemerintah Kroasia berharap dapat menarik penduduk baru dan menciptakan kembali komunitas yang produktif.
5. Amerika Serikat (Beatrice, Nebraska)
Meskipun mungkin terdengar mengejutkan, ada beberapa tempat di Amerika Serikat yang juga menawarkan tanah atau rumah gratis sebagai bagian dari upaya mereka untuk menarik penduduk baru. Salah satu contohnya adalah kota Beatrice di negara bagian Nebraska.
Kota kecil ini memiliki program yang disebut "Homestead Act", di mana mereka menawarkan tanah gratis kepada siapa saja yang bersedia tinggal di sana dan membangun rumah dalam jangka waktu tertentu.
Selain Beatrice, ada juga kota-kota kecil lain di Amerika Serikat yang menawarkan tanah atau rumah gratis untuk menarik lebih banyak penduduk dan membantu meningkatkan perekonomian lokal.
Program seperti ini sangat populer di daerah yang penduduknya semakin berkurang, dan menawarkan peluang bagi orang yang ingin hidup di lingkungan yang tenang dengan biaya hidup yang rendah.
Kesimpulan
Program pemberian rumah gratis atau hampir gratis oleh berbagai negara ini biasanya dilakukan di wilayah-wilayah yang sedang mengalami penurunan populasi atau membutuhkan revitalisasi.
Meskipun rumah atau tanah tersebut mungkin tidak sepenuhnya gratis, syarat utama seperti renovasi atau menetap untuk jangka waktu tertentu menjadi langkah yang harus dipenuhi.
Namun, bagi banyak orang yang bermimpi untuk memiliki rumah di luar negeri dengan biaya terjangkau, program-program ini bisa menjadi peluang emas.
Negara-negara seperti Italia, Jepang, Spanyol, Kroasia, dan bahkan beberapa wilayah di Amerika Serikat menawarkan kesempatan ini untuk menghidupkan kembali daerah yang membutuhkan revitalisasi populasi dan ekonomi.***



