POJOKSATU.id — Berlatih mengendarai mobil kerap menjadi pengalaman yang menegangkan bagi banyak pemula.

Tidak sedikit yang merasa gugup, takut melakukan kesalahan, hingga panik saat pertama kali memegang setir.

Padahal, dengan cara belajar yang tepat, prosesnya bisa jauh lebih mudah, aman, dan membuat kamu lebih percaya diri.

Langkah awal yang dianjurkan adalah mencari area latihan yang tenang dan minim gangguan.

Baca Juga: Beasiswa Semen Indonesia 2025 Dibuka! Kuliah Gratis 8 Semester di UISI, Ini Syaratnya!

Lapangan luas, area parkir kosong, atau jalan dalam komplek yang tidak ramai bisa menjadi pilihan tepat agar kamu lebih fokus memahami dasar-dasar berkendara.

Setelah itu, kenali dulu seluruh fitur dasar mobil, mulai dari pedal gas, rem, kopling pada mobil manual, hingga tuas transmisi, rem tangan, lampu sein, dan wiper.

Pemahaman ini penting agar kamu mampu mengendalikan kendaraan dengan lebih baik.

Baca Juga: Dua Tragedi, Dua Nasib! Terra Drone Ada Tersangka, Ponpes Al Khoziny Nihil

Posisi duduk juga berpengaruh besar terhadap kenyamanan dan refleks saat berkendara.

Pastikan tubuh berada pada posisi yang pas dengan jangkauan pedal serta setir, idealnya dengan pegangan di posisi jam 9–3 atau 10–2.

Setelah itu, mulailah membiasakan diri dengan tekanan gas dan rem.

Baca Juga: Imbas Kerusuhan Kalibata, Enam Saksi Diperiksa Polisi, Ada Kemungkinan Jumlahnya Akan Bertambah

Pemula sering kali memberikan tekanan berlebih atau mengerem mendadak sehingga latihan halus dan perlahan akan membantu menghindari rasa kaget saat mobil mulai bergerak.

Pada situasi melaju pelan seperti parkiran atau kemacetan, gunakan teknik “setengah rem” untuk menjaga kestabilan laju mobil.

Setelah itu, latih kemampuan manuver seperti putar balik, belok tajam, dan jalur huruf S agar kamu memahami radius belok kendaraan dengan benar.

Baca Juga: Kunjungan Seremonial Prabowo di Tengah 990 Korban, Aceh Tamiang Masih Berantakan!

Kemampuan parkir pun sebaiknya mulai diasah sejak awal, baik parkir mundur, serong, maupun paralel, karena ini akan meningkatkan rasa percaya diri.

Selama berkendara, biasakan memeriksa spion secara berkala untuk mengetahui kondisi sekitar, terutama keberadaan sepeda motor.

Kamu juga bisa menggunakan botol air sebagai pembatas saat latihan untuk memahami ukuran mobil dan jarak aman ketika bergerak di ruang sempit.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlambat! Lewat 20 Desember, NIP PPPK Paruh Waktu Otomatis Ditolak

Jika terjadi kesalahan seperti mesin mati atau mobil tersentak, tetaplah tenang. Berhenti sejenak, tarik napas, lalu ulangi perlahan.

Akan lebih baik jika kamu belajar dengan pendamping yang sabar dan komunikatif.

Bila ingin lebih aman dan terarah, mengikuti kursus mengemudi profesional juga dapat menjadi pilihan.

Baca Juga: Pakar Hukum Minta MK Patuhi Putusan PTUN Karena Ini Negara Hukum

Selain itu, pemahaman terhadap aturan lalu lintas, rambu, marka jalan, serta etika berkendara sangat penting agar kamu bisa membaca situasi jalan dengan tepat.

Belajar mengemudi pada dasarnya membutuhkan ketenangan, konsistensi, dan latihan bertahap.

Dengan teknik yang benar, kamu akan lebih siap menghadapi kondisi berkendara yang sesungguhnya di jalan raya.***