POJOKSATU.id — Penggunaan gadget seperti ponsel, tablet, dan laptop sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, hampir semua aktivitas kini bergantung pada layar digital.
Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan mata.
Baca Juga: SELAMAT! 21 ASN Kemenag Kebumen Resmi Naik Pangkat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah mata lelah.
Kondisi ini terjadi karena mata dipaksa terus fokus pada jarak dekat dalam waktu lama.
Otot mata bekerja tanpa jeda sehingga menimbulkan rasa pegal, berat, dan tidak nyaman.
Baca Juga: Ikuti Jejak Ayahnya Sudrajat, Thomas Djiwandono Ponakan Prabowo Resmi Deputi Gubernur BI
Selain itu, menatap layar gadget terlalu lama juga dapat menyebabkan mata kering.
Saat fokus pada layar, seseorang cenderung lebih jarang berkedip.
Akibatnya, produksi air mata berkurang dan mata terasa perih, panas, bahkan seperti berpasir.
Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Sehari, Kebiasaan Sederhana dengan Manfaat Kesehatan Luar Biasa
Dampak lainnya adalah pandangan kabur sementara.
Mata bisa kesulitan beradaptasi ketika berpindah dari layar ke objek lain, baik yang lebih dekat maupun lebih jauh.
Meski biasanya tidak permanen, kondisi ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Paparan cahaya biru dari layar gadget juga berperan besar dalam menimbulkan gangguan mata.
Baca Juga: Mengenal Daftar Pustaka: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Penulisan Chicago Manual Style
Cahaya ini dapat meningkatkan ketegangan mata dan memicu sakit kepala, terutama jika layar digunakan dengan tingkat kecerahan yang terlalu tinggi atau di ruangan minim cahaya.
Tak hanya itu, penggunaan gadget pada malam hari berpotensi mengganggu kualitas tidur.
Cahaya biru dapat menghambat produksi hormon melatonin, sehingga mata dan tubuh sulit beristirahat secara optimal.
Baca Juga: Dapur Umum Produksi 4.500 Paket Makan per Hari untuk Pengungsi Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, pengguna gadget disarankan menerapkan kebiasaan sehat.
Salah satunya dengan metode 20-20-20, yakni mengalihkan pandangan setiap 20 menit ke objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik.
Mengatur jarak pandang, menyesuaikan kecerahan layar, serta memberi waktu istirahat pada mata juga sangat dianjurkan.
Baca Juga: TPP ASN Pemkot Pasuruan Dipangkas 27 Persen! Tunjangan Terancam Dihapus, Ini Penyebabnya
Dengan penggunaan yang lebih bijak, gadget tetap bisa dimanfaatkan tanpa harus mengorbankan kesehatan mata.
Kesadaran sejak dini menjadi kunci agar fungsi penglihatan tetap terjaga hingga usia lanjut.***




