POJOKSATU.id Plastik pertama ditemukan oleh Leo Hendrik Baekeland pada tahun 1907, pada saat itu plastik pertama di dunia ini diberi nama bakelit yang saat ini menjadi limbah terbesar.
Leo Hendrik Baekeland sebagai penemu plastik pertama sekaligus penyumbang limbah terbesar mampu mengubah berbagai aspek kehidupan manusia di dunia.
Terutama untuk berbagai industri, dari pengemasan hingga teknologi medis.
Penemuan plastik pertama di dunia yang dibuat oleh Leo Hendrik Baekeland memiliki sifat yang sangat unik, yaitu tahan terhadap panas, insulasi listrik, dan ketahanan terhadap berbagai bahan kimia.
Baca Juga: 5 Mahasiswa UGM Pernah Ciptakan Plastik dari Biji Durian, Penelitian Masih Berlanjut
LImbah terbesar ini juga banyak digunakan oleh masyarakat untuk kehidupan sehari-hari.
Akan tetapi, penemuan Leo Hendrik Baekeland saat ini merupakan limbah terbesar di dunia yang membutuhkan waktu lama untuk menguraikannya.
Berikut bahan yang digunakan dalam pembuatan plastik pertama di dunia.
1. Formaldehid (H2CO)
Formaldehid merupakan senyawa organik yang sederhana dan memiliki bentuk yang sangat penting dalam berbagai aplikasi industri.
Senyawa tersebut juga selain digunakan dalam pembuatan plastik pertama yang ditemukan oleh Leo Hendrik Baekeland biasa digunakan untuk pembuatan resin dan zat pengawet sehingga penggunaannya perlu diatur dengan ketat dan aman.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hoaks, 5 Fakta Ilmiah Membongkar Misteri Beras Plastik
2. Fenol (C6H5OH)
Fenol merupakan senyawa kimia yang biasa disebut sebagai hidroksibenzena.
Fenol (C6H5OH) memiliki peran yang signifikan dalam pembuatan berbagai jenis plastik, terutama dalam pembuatan resin fenol-formaldehida.
Resin fenol-formaldehida digunakan untuk menghasilkan plastik yang kuat, tahan panas, dan tahan terhadap bahan kimia, seperti bakelite.
Proses polimerisasi melibatkan penggabungan fenol dengan formaldehida, yang membentuk rantai polimer tiga dimensi yang keras dan stabil.
Baca Juga: Heboh Beras Plastik, Pakar Teknologi Pangan IPB: Plastik Lebih Mahal
Resin fenol-formaldehida adalah dasar dari banyak produk plastik yang penting, termasuk komponen elektronik, lapisan isolasi, dan berbagai barang tahan panas.
Nah, karena temen-temen sudah tau bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan plastik.
Maka sudah saatnya kita menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.
Seperti, membawa kantung belanja ketika ingin berbelanja.***



