POJOKSATU.id - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan nutrisi anak, para orang tua diingatkan untuk tidak hanya memperhatikan kandungan tambahan pada susu pertumbuhan.

Tetapi juga memahami komposisi utama yang terkandung dalam produk tersebut.

Pesan tersebut mengemuka dalam peluncuran AceKid di Indonesia yang digelar di Jakarta, Minggu (7/6/2026) lalu.

Baca Juga: Di DPR RI, Bupati Bandung Usul TKD Dikembalikan untuk Atasi Beban Belanja Pegawai Daerah

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya membaca label komposisi produk nutrisi anak secara lebih menyeluruh.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan bahwa masih banyak orang tua yang lebih fokus pada kandungan seperti DHA, AHA, Omega-3, dan Omega-6 tanpa memahami bahan utama yang menjadi komponen terbesar dalam suatu produk.

“Komposisi yang tercantum pertama dalam daftar bahan menunjukkan kandungan terbesar dalam produk tersebut. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan baku, proses produksi, serta ada atau tidaknya tambahan gula dan pemanis lainnya,” ujar Rini.

Baca Juga: Orang Tua Serbu Kantor Disdik Jabar di Hari Terakhir PCMB SPMB 2026, Akun Tak Bisa Login, Data Hilang hingga Nilai Mendadak Berubah Picu Protes

Menurutnya, pemahaman terhadap komposisi produk menjadi semakin penting mengingat Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan kesehatan anak, mulai dari stunting, karies gigi hingga risiko obesitas.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan nutrisi yang tepat harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada satu jenis kandungan tertentu.

Kesadaran tersebut juga menjadi latar belakang hadirnya AceKid di pasar Indonesia melalui kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU.

Baca Juga: Hati-hati Tawaran Pembelian 500 Rumah Ready Stock, Developer Properti Diminta Jangan Mudah Tergiur

Dalam peluncurannya, perusahaan memperkenalkan pendekatan yang menitikberatkan pada transparansi komposisi, keterlacakan sumber bahan baku, serta proses produksi yang terjaga.

Pendiri dan CEO FEIHE International, Leng Youbin, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi perusahaan karena kebutuhan keluarga terhadap informasi nutrisi yang transparan terus meningkat.

“Kami ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia,” katanya.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Hadirkan Diskon Hingga 30 Persen pada Event Songlist Festival Cirebon 2026

AceKid dikembangkan menggunakan susu segar atau natural whole milk sebagai bahan dasar utama yang sumbernya dapat ditelusuri.

Produk ini juga diproses melalui sistem one-step fresh untuk menjaga kualitas bahan baku, serta diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.

Selain mengedepankan transparansi komposisi, produk ini juga didukung oleh berbagai penelitian yang dilakukan FEIHE melalui institusi risetnya.

Baca Juga: ITS Masih Buka Pendaftaran IUP 2026 hingga 8 Juli, Cek Syarat, Jurusan, dan Biaya Kuliahnya

Senior Scientist FEIHE International, Yang Zhang, Ph.D., menjelaskan bahwa perusahaan telah menjalankan puluhan program penelitian nasional, menghasilkan ratusan publikasi ilmiah dan paten, serta bekerja sama dengan sejumlah institusi akademik internasional.

“Produk yang kami kembangkan berlandaskan data ilmiah, riset berkelanjutan, dan standar kualitas yang terus diperbarui sesuai perkembangan kebutuhan nutrisi anak,” ujarnya.

Pada peluncuran perdananya di Indonesia, AceKid juga menerima penghargaan Top Innovation Choice Award 2026 untuk kategori susu formula berbahan natural whole milk dengan sumber susu yang dapat ditelusuri.

Baca Juga: Rekrutmen PPNPN Bea Cukai Purwakarta 2026, Usia Maksimal 35 Tahun, Pendaftaran hingga 19 Juni

Melalui kampanye bertajuk “Cek Komposisi”, AceKid berharap dapat mendorong lebih banyak orang tua untuk menjadi konsumen yang lebih kritis dan memahami informasi nutrisi sebelum menentukan pilihan produk bagi anak.

Perusahaan juga menegaskan dukungannya terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi.

Penggunaan produk nutrisi anak dianjurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak serta dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk memastikan pemenuhan gizi yang tepat sesuai tahap tumbuh kembang. ***