POJOKSATU.id — Lap dapur merupakan salah satu perlengkapan rumah tangga yang hampir setiap hari digunakan, baik untuk mengelap meja, mengeringkan peralatan masak, maupun membersihkan berbagai permukaan di dapur.
Karena sering bersentuhan dengan sisa minyak, lemak, kuah, dan cipratan makanan, lap dapur rentan mengeluarkan bau tengik yang sulit dihilangkan meski sudah dicuci menggunakan deterjen.
Bau tengik pada lap dapur umumnya disebabkan oleh penumpukan residu minyak yang terserap ke dalam serat kain dan bercampur dengan kondisi yang lembap.
Lingkungan seperti ini menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak.
Akibatnya, lap tetap mengeluarkan aroma tidak sedap meskipun terlihat bersih setelah dicuci.
Jika tidak segera diatasi, lap dapur yang berbau tengik bukan hanya mengurangi kenyamanan saat digunakan, tetapi juga berpotensi memindahkan bakteri ke meja dapur, peralatan makan, hingga tangan.
Baca Juga: Kementan Perkuat Penyuluh Kawal PM-AAS di Sukabumi
Oleh karena itu, membersihkan lap secara menyeluruh perlu dilakukan agar tetap higienis dan aman digunakan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah merendam lap menggunakan air panas yang dicampur dengan deterjen.
Air panas membantu melonggarkan sisa minyak dan lemak yang menempel pada serat kain sehingga lebih mudah terangkat saat dicuci.
Baca Juga: Penderita Diabetes Boleh Makan Roti? Ini Pilihan Terbaik dan Jenis yang Sebaiknya Dihindari
Cukup siapkan air panas yang tidak sampai mendidih, tambahkan deterjen secukupnya, lalu rendam lap selama sekitar 30 hingga 60 menit.
Setelah itu, kucek lap hingga bersih dan bilas menggunakan air mengalir.
Selain menggunakan air panas, cuka putih juga dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tengik.
Bahan alami ini dikenal mampu membantu mengurangi bau tidak sedap sekaligus melarutkan sisa lemak yang masih menempel pada kain.
Baca Juga: CEK DISINI! 18 Bidang Studi Umum yang Dibuka pada Seleksi PPG Calon Guru 2026!
Caranya, campurkan satu bagian cuka putih dengan tiga hingga empat bagian air hangat, kemudian rendam lap selama kurang lebih 30 menit.
Setelah proses perendaman selesai, cuci kembali menggunakan deterjen agar aroma cuka tidak tertinggal pada kain.
Baking soda juga menjadi bahan rumahan yang cukup efektif untuk mengatasi lap dapur yang berbau.
Bahan ini bekerja dengan menyerap aroma tidak sedap sekaligus membantu mengangkat residu minyak yang tersisa di dalam serat kain.
Baca Juga: Kades Sukaharja Pastikan Hak Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi, Kini Bersekolah di SDN Sukaharja 3
Larutkan sekitar dua hingga tiga sendok makan baking soda ke dalam air hangat, lalu rendam lap selama kurang lebih satu jam.
Setelah itu, cuci dan bilas seperti biasa hingga benar-benar bersih.
Apabila bau masih membandel, merebus lap dapur bisa menjadi pilihan berikutnya, terutama jika lap terbuat dari bahan katun.
Perebusan dapat membantu mengurangi bakteri penyebab bau sekaligus melarutkan kotoran yang sulit dibersihkan dengan cara biasa.
Rebus lap selama sekitar 10 hingga 15 menit dalam air yang telah diberi sedikit deterjen atau cuka, kemudian bilas hingga bersih dan jemur sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Menjemur lap di bawah sinar matahari juga menjadi langkah yang tidak kalah penting.
Sinar matahari membantu mengurangi kelembapan pada kain sekaligus menekan pertumbuhan bakteri dan jamur yang menjadi penyebab bau tengik.
Pastikan lap benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak kembali lembap dan berbau.
Baca Juga: Promo Hari Anak Nasional 2026! Anak Bisa Masuk Gratis ke Dufan, Atlantis, hingga Jakarta Bird Land
Selain membersihkan lap secara rutin, kebiasaan sehari-hari juga berperan besar dalam mencegah bau tengik muncul kembali.
Lap sebaiknya selalu dibilas setelah digunakan, terutama jika dipakai untuk membersihkan minyak atau kuah makanan.
Hindari membiarkan lap dalam keadaan lembap atau tergulung terlalu lama karena kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.
Setelah dicuci, jemur lap hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Mengganti lap dapur secara berkala juga penting untuk menjaga kebersihan.
Baca Juga: 15 Bidang Studi Kejuruan yang Dibuka pada Seleksi PPG Calon Guru 2026
Jika lap digunakan setiap hari, sebaiknya diganti setiap satu hingga tiga hari.
Selain itu, gunakan lap yang berbeda untuk mengelap meja, mengeringkan piring, dan membersihkan tangan agar kotoran, minyak, serta bakteri tidak berpindah dari satu permukaan ke permukaan lainnya.
Apabila berbagai cara tersebut sudah dilakukan tetapi bau tengik tetap tidak hilang, kemungkinan serat kain telah dipenuhi residu minyak atau mikroorganisme yang sulit dibersihkan.
Dalam kondisi seperti ini, mengganti lap dapur dengan yang baru biasanya menjadi solusi yang lebih efektif sekaligus lebih higienis untuk menjaga kebersihan area dapur.***




