POJOKSATU.id - Kisah viral Ummi Habibah, ibu muda asal Probolinggo, Jawa Timur, yang mengaku melahirkan tanpa pernah merasa hamil, telah menarik perhatian publik.
Pengalaman unik ini memicu banyak spekulasi dari warganet, yang terbagi antara skeptis dan penasaran. Bagaimana mungkin seseorang bisa melahirkan tanpa menyadari bahwa dirinya hamil?
Banyak yang menyebut cerita Ummi tidak masuk akal, mengingat tanda-tanda kehamilan biasanya jelas terlihat dan dirasakan.
Namun, sebagian warganet menduga bahwa apa yang dialami Ummi merupakan cryptic pregnancy, sebuah fenomena medis yang jarang terjadi, di mana kehamilan tidak disadari oleh ibu hingga waktu persalinan tiba.
Baca Juga: Ditengah Isu Kehamilan Anaknya, Nikita Mirzani Akui Masih Doakan Lolly
Cryptic pregnancy adalah kondisi ketika seorang wanita tidak menunjukkan gejala kehamilan yang umum, seperti mual, muntah, atau perut membesar, sehingga kehamilan sering kali tidak terdeteksi.
Menurut Cleveland Clinic, dalam kasus cryptic pregnancy, alat tes kehamilan konvensional bahkan bisa gagal mendeteksi keberadaan janin.
Penyebab dari cryptic pregnancy bisa beragam.
Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi antara lain sindrom ovarium polikistik (PCOS), fase perimenopause, penggunaan kontrasepsi seperti pil KB atau IUD, hingga kadar lemak tubuh yang rendah, yang dapat membuat tanda-tanda kehamilan sulit dikenali.
Baca Juga: Mencak-mencak Bantah Hamil Meski Test Pack Bergaris Dua, Ini Alasan Lolly Putri Nikita Mirzani
Pada kasus Ummi Habibah, penggunaan pil kontrasepsi dan masih adanya perdarahan yang ia anggap sebagai menstruasi, diduga menjadi penyebab mengapa ia tidak menyadari kehamilannya.
Fenomena ini menarik perhatian lebih luas karena risiko yang menyertainya. Perempuan yang mengalami cryptic pregnancy biasanya tidak memiliki persiapan fisik maupun mental untuk menghadapi kehamilan dan persalinan.
Ini bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi, seperti keguguran, persalinan prematur, hingga masalah kesehatan lainnya bagi ibu dan bayi.
Kasus seperti ini menjadi pengingat bagi para perempuan untuk selalu waspada terhadap perubahan dalam tubuh, bahkan jika mereka menggunakan kontrasepsi atau tidak merasakan gejala kehamilan yang biasa.
Baca Juga: Tegar usai Keguguran dan Pengangkatan Ovarium, Kiky Saputri : Allah Masih Sayang Sama Aku
Pemeriksaan rutin ke dokter dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan kehamilan sejak dini, yang pada akhirnya bisa mencegah risiko serius saat persalinan. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




