POJOKSATU.id — Menjaga kebersihan tubuh merupakan kebiasaan penting yang perlu dilakukan setiap hari.
Salah satu bagian tubuh yang tidak boleh luput dari perhatian adalah area ketiak.
Area ketiak cenderung lebih mudah berkeringat karena memiliki kelenjar keringat.
Keringat yang bercampur dengan bakteri di permukaan kulit dapat menyebabkan munculnya aroma yang kurang sedap.
Oleh karena itu, menjaga ketiak tetap bersih dan kering dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi bau badan.
Baca Juga: Syarat Masuk SMA Taruna Nusantara 2027/2028, Nilai Minimal hingga Dokumen Pendaftaran
Perawatan tersebut juga tidak selalu membutuhkan banyak produk karena dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana dalam aktivitas sehari-hari.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membersihkan area ketiak secara rutin.
Saat mandi, pastikan ketiak dibersihkan menggunakan sabun dan air untuk menghilangkan keringat maupun kotoran yang menempel pada kulit.
Setelah menggunakan sabun, bilas area tersebut hingga bersih agar tidak ada sisa produk yang tertinggal.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Cara Mitigasi Saat Terjadi Hujan Abu
Membersihkan tubuh secara teratur menjadi semakin penting setelah melakukan aktivitas yang membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat.
Selain bersih, kondisi ketiak juga sebaiknya dijaga agar tetap kering.
Setelah mandi, keringkan area ketiak menggunakan handuk yang bersih dan lembut sebelum mengenakan pakaian.
Kondisi kulit yang lembap dapat membuat bakteri lebih mudah berkembang di permukaan kulit.
Oleh karena itu, memastikan ketiak sudah kering sebelum mengenakan pakaian dapat membantu menjaga kenyamanan sekaligus mengurangi risiko munculnya bau.
Penggunaan deodoran atau antiperspiran juga dapat menjadi bagian dari perawatan ketiak.
Deodoran umumnya digunakan untuk membantu mengendalikan bau badan, sementara antiperspiran bekerja dengan membantu mengurangi produksi keringat.
Namun, pemilihan produk tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit.
Apabila setelah menggunakan produk tertentu muncul rasa gatal, perih, kemerahan, atau tanda iritasi lainnya, sebaiknya hentikan pemakaian produk tersebut.
Kebiasaan mengganti pakaian juga tidak kalah penting.
Pakaian yang sudah basah akibat keringat sebaiknya segera diganti, terutama setelah melakukan aktivitas fisik atau berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Baca Juga: Universitas dengan Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, ITB, UI dan ITS Melesat
Mengenakan pakaian yang lembap terlalu lama dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman dan memungkinkan aroma keringat semakin menempel.
Oleh karena itu, gunakan pakaian bersih setelah mandi maupun setelah melakukan aktivitas yang menyebabkan tubuh banyak berkeringat.
Kebersihan pakaian juga perlu diperhatikan karena bau yang muncul di area ketiak tidak selalu berasal dari tubuh.
Pakaian yang sudah digunakan dan terkena keringat dapat menyimpan bakteri serta aroma yang kurang sedap.
Pakaian yang telah digunakan sebaiknya dicuci sebelum dikenakan kembali.
Pastikan pakaian dikeringkan dengan baik sebelum disimpan atau digunakan agar tidak menjadi lembap dan menimbulkan aroma yang tidak diinginkan.
Dalam merawat ketiak, hindari pula kebiasaan menggosok kulit terlalu keras.
Area ketiak cukup sensitif sehingga penggunaan bahan atau cara pembersihan yang terlalu kasar justru dapat menyebabkan iritasi.
Membersihkan ketiak secara lembut menggunakan sabun dan air sudah cukup untuk menjaga kebersihannya.
Tidak perlu menggosok kulit dengan kuat hanya untuk menghilangkan kotoran atau membuat kulit terasa lebih bersih.
Bagi yang memilih untuk mencukur bulu ketiak, kebersihan alat juga perlu diperhatikan.
Gunakan alat yang bersih dan lakukan proses pencukuran secara perlahan untuk mengurangi risiko luka maupun iritasi pada kulit.
Baca Juga: Universitas Farmasi Terbaik di Indonesia Versi QS World University Rankings by Subject 2026
Apabila kulit mengalami iritasi setelah mencukur, berikan waktu bagi kulit untuk pulih dan hindari penggunaan produk yang berpotensi membuat kondisi tersebut semakin tidak nyaman.
Selain kebersihan dari luar, pola konsumsi juga dapat diperhatikan.
Pada sebagian orang, makanan dan minuman tertentu dapat memengaruhi aroma tubuh.
Makanan dengan aroma yang kuat atau sangat pedas, misalnya, dapat membuat aroma keringat terasa lebih menyengat pada sebagian orang.
Baca Juga: Hujan Abu Vulkanik Menyerang? Jangan Panik, Lakukan 9 Langkah Penyelamat Nyawa Ini!
Karena itu, setiap orang dapat memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Tetap mengonsumsi makanan yang beragam dan seimbang juga penting untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Penggunaan parfum juga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara untuk mengatasi bau badan.
Parfum hanya memberikan aroma tambahan dan bukan pengganti kebersihan tubuh.
Jika ketiak sudah berkeringat, bersihkan dan keringkan terlebih dahulu sebelum menggunakan produk pengontrol bau badan atau pewangi sesuai petunjuk pemakaian.
Baca Juga: Ternyata Gampang Banget! Begini Langkah Lengkap Update Data Desil Sendiri di dtsen-form.bps.go.id
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut secara rutin, kebersihan area ketiak dapat lebih terjaga.
Mandi secara teratur, menjaga ketiak tetap kering, mengganti pakaian setelah berkeringat, serta memperhatikan kebersihan pakaian dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Namun, apabila bau badan tiba-tiba berubah menjadi sangat kuat atau disertai perubahan pada kondisi kulit, sebaiknya kondisi tersebut dibicarakan dengan orang tua atau wali dan dipertimbangkan untuk diperiksakan kepada dokter agar penyebabnya dapat diketahui.***




