POJOKSATU.id, BELAKANGAN ini istilah Daddy Issues semakin sering dibicarakan, terutama di media sosial. Hal tersebut untuk menggambarkan seseorang yang memiliki masalah emosional akibat hubungan yang kurang sehat dengan ayahnya sejak kecil.

Meski terlihat sepele, kondisi ini ternyata bisa berdampak besar pada kesehatan mental hingga dewasa.

Apa Itu Daddy Issues?

Daddy Issues bukanlah istilah medis resmi, melainkan ungkapan populer yang merujuk pada perasaan atau pola perilaku yang muncul akibat hubungan yang bermasalah dengan sosok ayah.

Baca Juga: Klarifikasi Video Viral, Kepala BKN : Tidak Ada Sedikitpun Maksud Merendahkan PPPK

Menariknya, kondisi ini tidak hanya dialami oleh mereka yang benar-benar jauh dari ayah, tetapi juga bisa terjadi pada orang yang terlihat sangat dekat dengan figur ayahnya.

Biasanya, Daddy Issues muncul ketika ayah tidak stabil secara emosional, terlalu jarang hadir, atau bahkan sama sekali tidak memiliki peran dalam tumbuh kembang anak.

Hal ini bisa memengaruhi pola pikir, perasaan, dan perilaku anak hingga ia dewasa.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Daddy Issues, Begini Dampaknya pada Anak Perempuan dan Cara Mengatasinya

Masalah Mental Akibat Daddy Issues

Jika tidak ditangani dengan baik, Daddy Issues dapat memicu berbagai masalah pada kesehatan mental seseorang. Berikut beberapa dampak yang mungkin terjadi:

1. Gangguan Kecemasan

Orang dengan Daddy Issues sering kali merasa cemburu berlebihan, terutama pada pasangan.

Mereka cenderung khawatir pasangan akan selingkuh atau digoda orang lain.

Perasaan cemburu yang berlebihan ini lama-kelamaan bisa berubah menjadi gangguan kecemasan, yang membuat hubungan menjadi tidak sehat.

2. Gangguan Kepribadian Dependen

Daddy Issues juga bisa menimbulkan ketergantungan berlebihan pada pasangan.

Seseorang dengan kondisi ini biasanya takut ditinggalkan, selalu menginginkan perhatian, dan mencari persetujuan terus-menerus.

Hal ini dikenal sebagai gangguan kepribadian dependen, yang membuat hubungan tidak seimbang dan penuh tekanan.

Baca Juga: Warga Apartemen Mansion Gelar Aksi Damai ke Dinas Perumahan dan Kantor Gubernur DKI, Protes Kekecewaan ke Pengurus PPPRS

3. Perasaan Takut Sendiri

Banyak orang dengan Daddy Issues merasa tidak bisa hidup sendiri.

Mereka sering terjebak dalam hubungan bermasalah karena takut kesepian.

Padahal, rasa takut ini justru membuat mereka semakin sulit untuk pulih dari pengalaman masa kecil yang menyakitkan.

4. Perilaku Seksual Kompulsif

Dalam beberapa kasus, Daddy Issues bisa menimbulkan perilaku seksual kompulsif atau hiperseksual.

Pengidapnya mungkin menggunakan seks sebagai cara untuk meningkatkan rasa percaya diri atau mempertahankan hubungan, bahkan dengan mengabaikan kebutuhan dan batasan dirinya sendiri.

Sayangnya, hal ini bisa menghambat bentuk keintiman lain dalam hubungan dan menimbulkan dampak negatif jangka panjang.

Baca Juga: Meluncur ke Unesa Surabaya, CoreLab Promedia 2025 Ajak Mahasiswa Selami Dunia Content Creator

Risiko Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain memicu gangguan mental, Daddy Issues juga bisa membuat seseorang terjebak dalam hubungan abusif.

Tidak jarang, mereka memilih pasangan yang kasar karena merasa situasi tersebut "terbiasa" atau terasa aman, meskipun sebenarnya menyakiti.

Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kabar baiknya, Daddy Issues bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi.

Dengan terapi psikologis, seseorang bisa belajar berdamai dengan pengalaman masa kecil, memahami luka emosionalnya, dan membangun hubungan yang lebih sehat.

Konsultasi dengan psikolog atau konselor dapat menjadi langkah awal yang tepat untuk memulihkan diri.

Baca Juga: Polisi Kembali Temukan Orang yang Diduga Hilang Usai Demo Ricuh di Mako Brimob Kwitang, Ternyata Lanjut Kerja di Kalimantan

Daddy Issues adalah kondisi psikologis yang muncul akibat pengalaman masa kecil dengan ayah yang kurang sehat.

Dampaknya tidak main-main, mulai dari kecemasan, ketergantungan berlebihan, hingga perilaku kompulsif yang merusak.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menimbulkan luka emosional yang berkepanjangan.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Nah, jika kamu atau orang terdekat mengalami tanda-tanda ini, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

Dengan penanganan yang tepat, kesehatan mental tetap bisa dijaga, dan masa depan hubungan pun akan menjadi lebih baik. ***