POJOKSATU.id - Banyak orang menganggap bertambahnya usia identik dengan meningkatnya risiko penyakit. Apalagi setelah usia 40 tahun, beberapa keluhan umum seperti radang sendi, berat badan yang sulit turun, hingga menurunnya fungsi penglihatan dan energi kerap menjadi momok. Tapi, benarkah semua itu tak bisa dihindari?
Menurut Dr. Hans dari SB30 Health, bertambahnya usia bukanlah faktor utama yang menurunkan metabolisme tubuh.
Penelitian menunjukkan, metabolisme tidak menurun drastis seiring bertambahnya usia. Yang menjadi penyebab sebenarnya adalah pola makan dan gaya hidup yang tidak tepat.
Apa yang Harus Dihindari? Berikut lima makanan yang menjadi "musuh besar" kesehatan, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia 40 tahun:
Baca Juga: Tafsir Iqra
1. Produk GMO (Genetically Modified Organism)
Makanan seperti jagung, kedelai, dan buah-buahan hasil rekayasa genetika sering kali memiliki risiko kesehatan. Selain itu, bahan-bahan ini kerap dijumpai dalam produk kecap, tahu, atau bahkan camilan sehari-hari.
2. Produk Olahan Susu Komersial (Dairy Products)
Keju, susu, krim, dan produk turunannya mengandung hormon yang dapat memengaruhi keseimbangan tubuh. Terlebih jika sumbernya tidak jelas, produk ini berisiko menjadi pemicu masalah kesehatan.
3. Gula Berlebihan
Tak hanya gula pasir, tetapi juga gula aren, kecap manis, hingga saus-saus kemasan. Semua ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi metabolisme.
4. Makanan Ultra Proses (Ultra-Processed Foods)
Sosis, nugget, roti putih, dan makanan instan lainnya sering kali mengandung bahan tambahan yang mengganggu hormon tubuh.
5. Alkohol
Minuman seperti bir, koktail, dan sejenisnya memiliki efek buruk yang signifikan terhadap hormon dan metabolisme. ***



