POJOKSATU.id - Makanan pedas memang menjadi pilihan banyak orang, terutama di negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

Makanan pedas memberi sensasi yang nikmat dan membuat makanan terasa lebih lezat.

Bahaya bagi kesehatan jika terlalu sering konsumsi makanan pedas.

Dapat memicu berbagai macam penyakit, seperti gangguan lambung hingga kanker.

Jika Anda memiliki gangguan pencernaan atau kondisi asam lambung naik, sebaiknya hindari makanan pedas secara keseluruhan.

Baca Juga: Rekomendasi Buah yang Aman untuk Penderita Asam Lambung, Jaga Kesehatan dengan Asupan yang Tepat!

Keseringan konsumsi makanan pedas berbahaya bagi kesehatan tubuh, dapat sebabkan gangguan lambung hingga kanker.

1. Permasalahan pada Saluran Pencernaan

Konsumsi makanan pedas dapat memicu masalah pada saluran pencernaan, terutama saat dikonsumsi dengan perut kosong.

Senyawa kimia seperti capsaicin dalam makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, yang dapat menyebabkan sakit perut, mulas, atau mual.

Jika seseorang sudah mengalami masalah pencernaan seperti maag atau refluks asam lambung, mengonsumsi makanan pedas dalam kondisi perut kosong dapat memperburuk gejala.

Baca Juga: Ampuh dan Aman! Dr. Zaidul Akbar Bagikan Resep Alami Atasi Sakit Lambung dan Gerd

2. Risiko Gangguan Lambung

Mengonsumsi makanan pedas saat perut kosong juga meningkatkan risiko gangguan lambung.

Kandungan dalam makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada lapisan lambung yang sensitif, merangsang peradangan dan kerusakan jaringan.

Gangguan lambung seperti gastritis atau radang lambung dapat terjadi, menyebabkan gejala tidak nyaman seperti sakit perut, gangguan pencernaan, dan bahkan pendarahan lambung pada kasus parah.

3. Memperparah Penyakit Gerd

Bagi orang yang menderita asam lambung naik atau penyakit GERD, mengonsumsi makanan pedas dapat memperburuk kondisinya.

Makanan pedas dapat memicu produksi asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mulas, dan kembung.

Baca Juga: Rahasia Kesehatan Perut, 7 Minuman Pembersih Usus yang Bikin Pencernaan Makin Lancar!

4. Menyebabkan Dehidrasi

Makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuatmu berkeringat lebih banyak.

Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan kehilangan elektrolit penting seperti natrium dan kalium.

5. Penurunan Kognitif Otak

Gangguan fungsi kognitif biasanya akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Hal tersebut bisa dibilang menjadi proses alami seluruh manusia.

Namun, konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat meningkatkan risiko tersebut lebih tinggi.

Penurunan kognitif otak seiring dengan bertambahnya usia dikaitkan dengan demensia.

Kondisi tersebut ditandai dengan gangguan daya ingat, kesulitan fokus, gangguan komunikasi, lupa menaruh barang yang sebelumnya dipakai, dan salah membuat keputusan.

Baca Juga: Waspada! Ini 7 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dihangatkan lagi, Bisa Berubah Jadi Racun

6. Meningkatkan Risiko Kanker

Kapsaisin dalam makanan pedas dapat merangsang produksi zat karsinogenik yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Beberapa jenis kanker yang dapat terjadi akibat konsumsi makanan pedas adalah kanker lambung, kanker usus, dan kanker hati.

Oleh karena itu, jika ingin tetap mengonsumsi makanan pedas, pastikan untuk minum banyak air dan ketahui batasan kondisi kesehatan tubuh Anda. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.***