POJOKSATU.ID - Selain penggunaan kata dirgahayu, persoalan penempatan angka tingkat usia kemerdekaan juga sering menjadi ajang kebingungan massal di tengah masyarakat.
Banyak pihak yang masih sering keliru meletakkan angka usia di bagian paling akhir setelah singkatan nama negara Indonesia.
Penulisan kalimat seperti hari ulang tahun Republik Indonesia ke-81 pada dasarnya kurang pas jika ditinjau dari susunan tata bahasa Indonesia.
Letak kekeliruannya berada pada penempatan angka tingkat yang ditaruh setelah frasa Republik Indonesia secara berurutan.
Baca Juga: Biar Nggak Malu-Maluin di Media Sosial, Intip Cara Pakai Kata Dirgahayu yang Benar
Jika angka ditaruh di akhir kalimat, frasa tersebut dapat ditafsirkan sebagai bentuk urutan dari jumlah negara Republik Indonesia itu sendiri.
Untuk menghindari salah tafsir tersebut, posisi angka usia ulang tahun seharusnya digeser dan diletakkan tepat setelah frasa ulang tahun.
Badan Bahasa menyarankan penulisan yang benar adalah hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia atau cukup disingkat menjadi HUT ke-81 RI.
Dengan penataan urutan kata yang pas, maksud kalimat tersebut menjadi jelas bahwa yang berusia delapan puluh satu tahun adalah usia kemerdekaannya.
Baca Juga: TPG Sudah Siap Cair Tapi TKG Masih Nyangkut? Intip Penyebab Bedanya Waktu Pencairan Tunjangan
Penempatan angka yang tepat ini berpedoman pada prinsip penyusunan frasa dalam bahasa Indonesia yang mengutamakan kejelasan objek.
Selain itu, penulisan ucapan seperti selamat hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia juga menjadi opsi paling aman dan terasa sangat wajar didengar.
Penerapan kaidah yang pas ini sama sekali tidak mengurangi rasa semangat kebangsaan maupun estetika dalam pembuatan desain poster ucapan.
Justru dengan menggunakan struktur kalimat yang bernalar, kualitas komunikasi publik yang kita tampilkan di media massa akan terlihat jauh lebih profesional.
Kesadaran untuk merapikan urutan kata ini menjadi langkah kecil dalam menjaga kelestarian serta kerapian bahasa Indonesia di ruang publik.
Mari kita jadikan momen kemerdekaan sebagai ajang untuk semakin bangga dan mahir menggunakan bahasa nasional dengan baik dan benar.***




