POJOKSATU.id – Libur Akhir Tahun selalu identik dengan perjalanan panjang. Ada yang mudik ke kampung halaman, ada pula yang menempuh ratusan kilometer demi menikmati liburan bersama keluarga.

Sayangnya, perjalanan jauh sering kali menjadi ujian berat bagi tubuh, apalagi jika dilakukan dalam kondisi fisik yang kurang siap.

Macet berjam-jam, duduk terlalu lama, jadwal makan berantakan, hingga kurang tidur kerap membuat stamina menurun sebelum tiba di tujuan.

Akibatnya, liburan yang seharusnya menyenangkan justru diwarnai rasa lelah, pusing, atau bahkan jatuh sakit.

Baca Juga: Waspada Penyakit saat Perjalanan Tahun Baru dan Liburan Akhir Tahun, Begini Antisipasi dan Cara Mencegahnya

Karena itu, menjaga stamina selama perjalanan jauh menjadi kunci agar momen libur akhir tahun tetap optimal.

Mengapa Stamina Mudah Turun Saat Perjalanan Jauh?

Perjalanan panjang membuat tubuh berada di luar ritme normal.

Aktivitas fisik berkurang, sementara beban mental meningkat karena harus fokus di jalan atau menghadapi kepadatan penumpang.

Ditambah lagi, perubahan cuaca dan jam istirahat yang tidak teratur membuat tubuh cepat kelelahan.

Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa memicu keluhan seperti pegal-pegal, kantuk berlebihan, gangguan pencernaan, hingga penurunan daya tahan tubuh.

Baca Juga: SKTP Guru Tak Kunjung Keluar Meski Sudah Valid, Ini Fakta Sistem dan Harapan Cair di Tahun Berjalan

Tips Menjaga Stamina Selama Perjalanan Libur Akhir Tahun

Agar tubuh tetap bertenaga dari berangkat hingga tiba di tujuan, beberapa langkah berikut bisa diterapkan secara konsisten:

1. Persiapkan Tubuh Sejak Sebelum Berangkat

Menjaga stamina bukan dimulai saat di jalan, melainkan beberapa hari sebelum perjalanan.

Pastikan tubuh cukup istirahat, tidak begadang, dan asupan makanan bergizi terpenuhi. Tubuh yang sudah lelah sejak awal akan lebih rentan drop di tengah perjalanan.

2. Atur Pola Makan dan Minum

Selama perjalanan jauh, sering kali makan hanya sekadar mengganjal perut. Padahal, asupan nutrisi sangat berpengaruh pada energi tubuh.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

- Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein

- Hindari makanan terlalu berminyak atau pedas sebelum dan saat perjalanan

- Minum air putih secara rutin meski tidak merasa haus

- Dehidrasi ringan saja bisa membuat tubuh cepat lelah dan sulit berkonsentrasi.

Baca Juga: Gaji Setahun Disumbangkan! Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth Bergerak untuk Korban Bencana

3. Lakukan Peregangan di Tengah Perjalanan

Duduk terlalu lama membuat otot kaku dan aliran darah melambat.

Saat berhenti di rest area atau terminal, manfaatkan waktu untuk berdiri, berjalan ringan, dan melakukan peregangan sederhana.

Gerakan kecil seperti meregangkan leher, bahu, punggung, dan kaki membantu mengurangi pegal sekaligus menyegarkan tubuh sebelum melanjutkan perjalanan.

4. Manfaatkan Waktu Istirahat dengan Optimal

Jika perjalanan dilakukan malam hari atau jaraknya sangat jauh, tidur sejenak bisa membantu memulihkan stamina.

Tidur singkat namun berkualitas jauh lebih baik dibanding memaksakan diri terus terjaga.

Bagi pengemudi, istirahat bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan.

Tubuh yang lelah akan sulit fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Contra Flow Nataru 2025-2026 di Tol Jakarta–Cikampek dan Jagorawi

5. Jaga Kondisi Mental Tetap Tenang

Stamina tidak hanya soal fisik, tapi juga mental. Macet panjang dan situasi tidak terduga sering memicu stres.

Mengelola emosi dengan baik, mendengarkan musik santai, atau mengobrol ringan dengan teman perjalanan bisa membantu menjaga mood tetap stabil.

Pikiran yang rileks membuat tubuh lebih kuat menghadapi perjalanan panjang.

Perlengkapan Pendukung Stamina yang Perlu Dibawa

Agar stamina tetap terjaga, ada baiknya menyiapkan beberapa perlengkapan berikut dalam tas:

- Air minum dan camilan sehat

- Vitamin atau suplemen sesuai kebutuhan

- Minyak angin atau balsam untuk meredakan pegal

- Masker dan tisu basah

- Obat pribadi jika memiliki kondisi tertentu

Perlengkapan sederhana ini sering kali menjadi penyelamat saat tubuh mulai terasa tidak nyaman.

Baca Juga: ETH Zurich Buka Magang Musim Panas 2026, Tunjangan Hampir Rp2 Juta per Hari

Jika Tubuh Mulai Terasa Drop di Jalan

Ketika tubuh mulai lemas atau tidak enak badan, jangan memaksakan diri. Kurangi aktivitas, perbanyak minum, dan istirahat sejenak.

Jika keluhan berlanjut atau memburuk, segera cari bantuan medis terdekat. ***