POJOKSATU.id - Bibir kering sering dianggap sebagai masalah ringan yang muncul akibat cuaca panas atau kurang minum.

Padahal, dalam beberapa kasus, kondisi ini juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih.

Meski sebagian besar kasus dapat diatasi dengan penggunaan pelembap bibir dan perubahan gaya hidup, bibir kering yang disertai keluhan lain sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.

Mengapa Bibir Lebih Mudah Kering?

Baca Juga: Seribu Senjata Airsoft Gun di Pondok Pinang Milik Lokta Karya Perbakin, Sudah di Sana Sejak 2020

Dibandingkan kulit pada bagian tubuh lain, lapisan kulit bibir jauh lebih tipis dan lebih sensitif.

Selain itu, bibir tidak memiliki kelenjar minyak yang berfungsi menjaga kelembapan alami.

Kondisi inilah yang membuat bibir lebih rentan mengalami kekeringan, bahkan hingga pecah-pecah atau mengelupas ketika terpapar faktor tertentu.

Pada umumnya, bibir kering bukan merupakan kondisi yang berbahaya.

Baca Juga: Kisah Pilu Bah Mudi Warga Karawang: Rutin Cuci Darah, Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Sumur

Bahkan ketika bibir tampak sangat pecah-pecah, penyebabnya sering kali bukan penyakit serius.

Jika bibir kering berkaitan dengan penyakit tertentu, biasanya akan muncul gejala lain yang lebih dominan dibandingkan keluhan pada bibir.

Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Bibir Kering
Berbagai kebiasaan maupun kondisi lingkungan dapat menyebabkan bibir kehilangan kelembapan.

Paparan sinar matahari secara terus-menerus menjadi salah satu penyebab yang paling sering terjadi.

Baca Juga: SMAN 5 Karawang Jajaki Kerja Sama dengan Bank BJB, Dukung Program Sekolah Maung

Selain itu, udara yang dingin atau terlalu kering juga dapat membuat bibir lebih mudah pecah-pecah.

Tidak menggunakan pelembap bibir saat cuaca dingin turut meningkatkan risiko bibir menjadi kering.

Kebiasaan menjilat bibir yang dianggap dapat melembapkan ternyata justru memperparah kondisi karena air liur akan menguap dan membuat bibir semakin kehilangan kelembapan.

Bernapas melalui mulut akibat hidung tersumbat juga dapat menyebabkan bibir cepat kering. Begitu pula ketika tubuh mengalami dehidrasi karena kurang mengonsumsi air putih.

Baca Juga: Bocah Perempuan SD Angkola Muara Tais Diduga Dilecehkan Sebelum Dibunuh, Pelaku Tetangga Korban

Bisa Menjadi Gejala Berbagai Penyakit
Selain dipengaruhi kebiasaan sehari-hari, bibir kering juga dapat muncul sebagai salah satu gejala beberapa penyakit.

Kondisi ini dapat dipicu oleh reaksi alergi terhadap pasta gigi, lipstik, obat kumur, pewangi, maupun pewarna tertentu.

Bibir kering juga bisa berkaitan dengan dermatitis atopik atau eksim, infeksi jamur maupun bakteri seperti cheilitis angular, hingga infeksi virus seperti herpes mulut.

Beberapa penyakit lain yang juga dapat menyebabkan bibir kering antara lain hipotiroidisme, sindrom Sjögren sebagai penyakit autoimun, serta kekurangan zat gizi seperti vitamin B dan zat besi.

Baca Juga: Bukan Cuma Pakai Serum, Ini Cara Alami Mempercepat Pertumbuhan Rambut yang Didukung Penelitian

Selain itu, efek samping sejumlah obat, termasuk antibiotik, diuretik, retinoid, vitamin A, digoxin, dan lithium juga berpotensi memicu bibir menjadi lebih kering.

Faktor yang Membuat Risiko Semakin Tinggi
Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih mudah mengalami bibir kering.

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol termasuk di antaranya.

Risiko juga meningkat pada penderita rhinitis alergi kronis yang menyebabkan hidung sering tersumbat sehingga lebih banyak bernapas melalui mulut.

Sementara itu, daya tahan tubuh yang menurun akibat diabetes, penggunaan obat penekan sistem imun, maupun malnutrisi juga dapat memperburuk kondisi bibir.

Baca Juga: Berapa Gaji Paskibraka 2026? Ini Perkiraan Honor, Bonus, dan Apresiasi yang Pernah Diterima Para Anggotanya

Faktor psikologis seperti kecemasan juga diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya bibir kering.

Kenali Gejala yang Muncul
Gejala bibir kering biasanya diawali dengan rasa kering atau bibir terasa seperti tertarik.

Selanjutnya, bibir dapat mulai pecah-pecah, mengelupas, dan terasa gatal.

Pada kondisi yang lebih berat, bibir bisa mengalami perdarahan akibat luka, tampak kemerahan, terasa panas, nyeri, bahkan membengkak sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Bongkar Pusaran Korupsi Febrie: Giliran Rumah Nurman Herin Digeledah Tim 9 Kejaksaan di Bandung

Bibir yang sehat bukan hanya menunjang penampilan, tetapi juga bisa menjadi cerminan kondisi tubuh secara keseluruhan.

Karena itu, jangan abaikan bibir kering yang terus berulang atau disertai keluhan lain, sebab perhatian kecil hari ini bisa menjadi langkah awal menjaga kesehatan di masa depan.***