POJOKSATU.id — Paparan sinar matahari pagi sering dianggap sepele, padahal manfaatnya sangat besar bagi kesehatan tubuh.
Tak hanya membantu menjaga kebugaran, sinar matahari pagi juga berperan penting dalam mendukung fungsi organ dan keseimbangan hormon.
Namun, masih banyak orang yang belum memahami waktu terbaik dan durasi aman untuk berjemur di pagi hari.
Baca Juga: Berapa Total Gaji PPPK Paruh Waktu 2026? Ini Rincian Gaji Pokok dan Tunjangannya
Salah satu manfaat utama sinar matahari pagi adalah membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami.
Vitamin ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi karena membantu penyerapan kalsium.
Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko tulang rapuh, nyeri otot, hingga gangguan daya tahan tubuh.
Baca Juga: Fantastis! Kekayaan Pandu Sjahrir Disebut Tembus Rp16 Triliun, Inilah Sumber Pendapatannya!
Selain itu, paparan sinar matahari pagi juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun.
Tubuh yang cukup vitamin D cenderung lebih kuat dalam melawan infeksi dan penyakit.
Tak heran jika orang yang rutin berjemur pagi hari memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.
Manfaat lainnya adalah membantu memperbaiki suasana hati.
Sinar matahari pagi merangsang produksi hormon serotonin yang berperan dalam mengatur mood.
Inilah sebabnya berjemur atau sekadar berjalan pagi dapat membuat perasaan lebih tenang, segar, dan bersemangat menjalani aktivitas.
Paparan sinar matahari pagi juga membantu mengatur jam biologis tubuh atau ritme sirkadian.
Baca Juga: Siap Mental! Proses Seleksi CPNS 2026 Lebih Panjang, Pelamar Diimbau Ikuti Aturan, Ini Penjelasannya
Hal ini berdampak langsung pada kualitas tidur di malam hari.
Orang yang rutin terpapar sinar matahari pagi biasanya memiliki pola tidur yang lebih teratur dan tidur lebih nyenyak.
Lalu, sampai jam berapa sinar matahari pagi aman untuk kesehatan?
Waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat sinar matahari adalah antara pukul 06.00 hingga 09.00 pagi.
Pada rentang waktu ini, intensitas sinar ultraviolet masih relatif rendah sehingga lebih aman bagi kulit.
Durasi berjemur yang dianjurkan sekitar 10 hingga 20 menit, dilakukan 3–4 kali dalam seminggu.
Tidak perlu terlalu lama atau sampai kulit terasa panas.
Cukup biarkan sinar matahari mengenai area tubuh seperti tangan, wajah, atau kaki secara nyaman.
Sebaliknya, berjemur di atas pukul 10.00 sebaiknya dihindari karena intensitas sinar UV lebih tinggi dan berisiko menyebabkan iritasi kulit.
Kunci utama mendapatkan manfaat sinar matahari pagi adalah konsistensi dan durasi yang tepat, bukan lamanya paparan.
Dengan memanfaatkan sinar matahari pagi secara bijak, tubuh bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan tanpa risiko berlebihan.***




