POJOKSATU.id - Penyakit diabetes, yang dulunya diidentikkan dengan usia 40 tahun ke atas, kini juga mengincar anak muda dan remaja.
Diabetes pada usia muda cenderung lebih berbahaya daripada pada orang tua. Pola gaya hidup dan masalah kesehatan menjadi penyebab utama diabetes pada remaja, meskipun faktor genetik juga berpengaruh.
Mencegah diabetes lebih baik, karena diabetes dapat menyerang kapan saja, dan meningkatkan risiko gejala serius.
Oleh karena itu, mencegah diabetes di usia muda dapat dilakukan melalui pola hidup sehat.
Baca Juga: 6 Trik Ampuh Tingkatkan Berat Badan dengan Cepat dan Sehat
Selain pola hidup sehat, lakukan juga olahraga, dan penghindaran konsumsi makanan manis sangat penting.
Berikut beberapa cara mencegah diabetes di usia muda yang bisa Anda jalankan mulai dari sekarang.
1. Konsumsi Makanan Sehat
Menghindari diabetes sejak usia muda dapat dimulai dengan mengubah pola makan.
Jika kebiasaan konsumsi makanan berlemak tinggi, tinggi gula, dan olahan sering terjadi, disarankan beralih ke makanan yang lebih sehat.
Pilih makanan rendah lemak, rendah kalori, dan tinggi serat, seperti sayur dan buah-buahan.
Pastikan asupan protein berasal dari sumber yang baik, seperti telur, tahu, tempe, dan daging tanpa lemak.
Untuk karbohidrat, gantilah nasi putih dengan opsi lebih sehat seperti nasi merah, jagung, atau ubi jalar.
Baca Juga: 7 Cara Menaikkan Berat Badan Secara Alami, Sehat, dan Cepat, Cek di Sini!
2. Menurunkan Berat Badan Berlebih
Bila kamu memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menghilangkan 7 persen dari berat badan kamu dapat membantu mencegah diabetes.
Untuk menjaga berat badan tetap ideal, fokuslah pada perubahan kebiasaan makan dan olahraga secara permanen.
Motivasi diri kamu sendiri dengan mengingat manfaat menurunkan berat badan, seperti jantung yang lebih sehat, energi lebih kuat, dan kepercayaan diri meningkat.
Baca Juga: Ingin Kulit Tumit Halus dan Sehat? Ini Rahasia Bahan Alami untuk Mengatasi Tumit Pecah-pecah
3. Banyak Bergerak
Selagi masih muda, disarankan untuk aktif bergerak agar dapat mencegah diabetes.
Hindari terlalu lama duduk di depan televisi, bermain gadget, atau komputer, karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang meningkatkan risiko diabetes.
Oleh karena itu, alokasikan waktu untuk bergerak atau berolahraga secara teratur.
Dengan aktif menggunakan otot untuk bergerak, dapat meningkatkan kemampuan otot dalam menyerap insulin dan glukosa.
4. Cukup Tidur
Tahukah kamu, kurang tidur dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
Hal ini karena kurang tidur kemungkinan akan memberikan respon stres pada tubuh, sehingga terjadi pelepasan hormon stres yaitu kortisol dan norepinephrine yang berkaitan dengan resistensi insulin.
Jadi, meskipun di usia muda, kamu masih memiliki energi dan semangat yang tinggi untuk menjalani segudang aktivitas, tetapi sebaiknya kurangi kebiasaan begadang dan pastikan kebutuhan istirahat kamu terpenuhi dengan baik.
Baca Juga: Rahasia Terungkap! Ini Dampak Makan Pada Jam 10 Malam untuk Kesehatan Tubuh
5. Kelola Stres
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, tingkat stres yang tinggi dapat memicu produksi hormon stres yang terkait dengan resistensi insulin.
Oleh karena itu, sangat penting bagi mereka yang masih muda untuk mengelola stres dengan efektif.
Mengamankan istirahat yang memadai, menikmati aktivitas yang disukai, dan aktif bersosialisasi dengan teman dan keluarga adalah beberapa cara yang dapat membantu mengurangi tingkat stres.
Baca Juga: Melindungi Kesehatan Tubuh dengan Daun Jambu Biji, 10 Manfaat yang Wajib Kamu Coba!
6. Batasi Minuman Beralkohol dan Merokok
Di usia muda, penting untuk membatasi konsumsi minuman beralkohol dan menghindari merokok sebagai langkah pencegahan diabetes.
Nikotin dalam rokok dapat merusak sel pankreas yang berperan dalam produksi insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes.
Tetap jaga kesehatan tubuh dan kurangi risiko penyakit dengan mempertimbangkan konsumsi suplemen multivitamin jika diperlukan.
Jaga selalu kesehatan tubuh dan kurangi risiko penyakit dengan mengonsumsi multivitamin tambahan jika dibutuhkan.***



