POJOKSATU.id — Setiap Tahun Baru Imlek tiba, satu warna selalu mendominasi, yaitu merah.

Dari lampion, angpao, pakaian, hingga ornamen rumah, semuanya nyaris tak lepas dari warna yang mencolok ini. Lalu, kenapa merah selalu jadi andalan saat Imlek?

Ternyata, tradisi ini bukan sekadar soal estetika atau kebiasaan turun-temurun. Ada makna filosofis dan sejarah panjang yang membuat warna merah begitu istimewa dalam budaya Tionghoa.

Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan

Dalam tradisi Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Baca Juga: Sudewo Kena OTT, Puluhan Warga Pati Gelar Tumpengan dan Bawa Karangan Bunga ke KPK

Merah dipercaya membawa energi positif dan semangat baru untuk menyambut tahun yang akan datang.

Karena itu, saat Imlek, rumah-rumah dihiasi ornamen merah sebagai simbol harapan agar tahun baru dipenuhi rezeki, kesehatan, dan keberhasilan.

Tak heran jika angpao pun selalu menggunakan amplop merah. Warna tersebut bukan sekadar pembungkus, tetapi doa yang diselipkan dalam tradisi berbagi rezeki.

Legenda Nian dan Kekuatan Warna Merah

Ada pula kisah legenda yang memperkuat penggunaan warna merah saat Imlek.

Dalam cerita rakyat Tiongkok, terdapat makhluk buas bernama Nian yang konon muncul setiap pergantian tahun untuk mengganggu penduduk desa.

Baca Juga: Tunjangan Profesi Guru 2026 Terancam Tertunda Jika Salah Timing Sinkronisasi Dapodik, Ini Momen Kritis yang Harus Diwaspadai

Konon, Nian takut pada tiga hal: suara keras, api, dan warna merah. Sejak saat itu, masyarakat menggunakan warna merah serta petasan untuk mengusir energi buruk dan membawa perlindungan.

Tradisi ini terus diwariskan hingga kini, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek di berbagai belahan dunia.

Lebih dari Sekadar Warna

Merah dalam Imlek juga mencerminkan semangat baru. Tahun baru dalam kalender lunar dipandang sebagai momen membersihkan hal-hal buruk dan membuka lembaran baru.

Dengan mengenakan pakaian merah atau menghias rumah dengan dominasi merah, masyarakat berharap kehidupan di tahun yang baru dipenuhi keberuntungan dan dijauhkan dari kesialan.

Tradisi ini bukan hanya milik generasi terdahulu. Hingga sekarang, warna merah tetap menjadi identitas visual yang kuat setiap Imlek tiba.

Baca Juga: Warga Mulai Waspada, Harga Daging Sapi Diprediksi Naik Jelang Ramadan 2026

Imlek bukan hanya soal perayaan dan kemeriahan. Ia adalah simbol harapan. Dan warna merah, dengan segala maknanya, menjadi pengingat bahwa setiap tahun baru selalu membawa kesempatan baru.

Di balik gemerlapnya lampion dan angpao, ada doa-doa dan harapan yang disematkan pada Imlek 2026. ***