POJOKSATU.ID- Indonesia kaya akan beragam buah tropis yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki ciri khas tersendiri. Namun, ada beberapa buah lokal yang langka dan jarang dijual di pasaran, yang sering kali hanya ditemukan di daerah-daerah tertentu.

Sebagian besar buah lokal yang langka dan jarang dijual di pasaran ini memang tidak dibudidayakan secara luas, sehingga keberadaannya terbatas di beberapa wilayah Indonesia. 

Di balik kelangkaannya, buah lokal yang langka dan jarang dijual di pasaran sering kali memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Banyak di antaranya yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. 

Baca Juga: Waktu Terbaik Melakukan Perawatan Kulit Menurut Dokter Rayendra Dalam Seminar Satu Dekade Inspirasi

Berikut adalah beberapa buah lokal yang jarang diketahui dan sering kali jarang dijual di pasaran

Matoa

Matoa adalah buah tropis yang berasal dari Papua dan memiliki rasa yang manis dan sedikit asam. Buah ini memiliki kulit berwarna hijau hingga merah saat matang, dengan daging buah yang kenyal dan berwarna putih. Matoa sulit ditemukan di luar Papua karena pohonnya hanya tumbuh di daerah tropis tertentu

Buni

Buni adalah buah kecil yang biasanya tumbuh di pohon berduri dan memiliki rasa asam manis. Buah ini biasanya ditemukan di daerah Jawa dan Bali. Meskipun tidak banyak dikenal, buni sering digunakan dalam pembuatan minuman atau sambal, dan memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Baca Juga: Menteri Lingkungan Hidup Ajak 8.600 Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Bali

Sawo Kecik

Sawo kecik adalah jenis sawo kecil dengan rasa manis dan tekstur daging yang lembut. Buah ini memiliki kulit coklat keemasan dan daging buah yang sedikit berserat. Sawo kecik jarang ditemukan di pasar karena umumnya hanya tumbuh di beberapa daerah tertentu di Indonesia, seperti Jawa dan Bali.

Kecapi

Kecapi adalah buah lokal yang memiliki rasa manis dengan sedikit asam. Buah ini berbentuk bulat dan berwarna kuning atau merah ketika matang. Kecapi sering ditemukan di daerah Jawa dan Bali, namun sulit ditemukan di pasar-pasar besar, karena buah ini lebih sering dikonsumsi langsung dari pohonnya.

Cempedak

Cempedak adalah buah yang mirip dengan jackfruit, namun lebih kecil dan memiliki daging buah yang lebih lembut dan beraroma manis. Cempedak jarang ditemukan di pasar karena hanya tumbuh di beberapa daerah tropis Indonesia. Buah ini sering digunakan dalam pembuatan keripik atau digoreng.

Baca Juga: Bukan Main, Permesta Dhyaz Habiskan Dana hingga Rp150 Juta untuk Biaya Pendidikan Rutin Anaknya yang Masih SD Kelas 3, Berikut Rinciannya

Jambu Bol

Jambu bol adalah varietas jambu yang memiliki tekstur daging buah yang lebih renyah dan rasa yang lebih manis dibandingkan dengan jambu air biasa. Daging buahnya berwarna merah muda atau putih dan jarang ditemukan di pasar besar, karena hanya tumbuh di daerah tertentu di Indonesia, seperti di Sulawesi.

Tamarillo

Tamarillo, yang juga dikenal sebagai "tomat sambel," adalah buah yang berbentuk seperti tomat tetapi memiliki rasa asam dan manis. Buah ini jarang ditemukan di pasar tradisional, meskipun populer di beberapa daerah Indonesia seperti Papua. Tamarillo sering digunakan dalam pembuatan sambal atau jus.

Pandan Wangi

Pandan wangi adalah jenis buah yang memiliki aroma wangi khas pandan dan biasanya tumbuh di daerah tropis Indonesia. Meskipun jarang ditemukan di pasar, pandan wangi digunakan dalam masakan tradisional dan kadang digunakan sebagai bahan pewangi alami.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Manisnya Rambutan, Jenis-jenis Terbaik Saat Musim Rambutan

Berasas

Berasas adalah buah kecil yang tumbuh di pohon tinggi dan memiliki rasa asam manis. Buah ini sulit ditemukan di pasar karena hanya tumbuh di daerah pedalaman Indonesia, seperti di Kalimantan. Meskipun jarang dijual, berasas digunakan oleh masyarakat setempat sebagai bahan makanan atau minuman tradisional.

Manggis Hitam

Manggis hitam adalah varietas manggis langka yang memiliki kulit lebih gelap dan daging yang lebih lembut dibandingkan manggis biasa. Daging buahnya memiliki rasa manis yang khas. Buah ini jarang ditemukan di pasar karena hanya tumbuh di daerah tertentu, seperti di daerah Sumatera.

Buah-buah tersebut memang jarang dijual di pasaran karena terbatasnya daerah pertumbuhannya atau karena pengolahannya yang lebih sering dilakukan oleh masyarakat lokal. Namun, keunikannya yang khas membuat buah-buah ini layak untuk dilestarikan dan dikenal lebih luas.