POJOKSATU.id - Islam, sebagai salah satu agama dunia yang besar, telah memberikan berbagai panduan dan aturan untuk pengikutnya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu aspek menarik dalam Islam adalah larangan untuk meniup makanan dan minuman.
Larangan meniup makanan dan minuman ini, sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu, sebelum adanya berbagai macam kecanggihan teknologi seperti sekarang.
Meskipun terdengar aneh bagi sebagian orang, akan tetapi larangan meniup makanan dan minuman ini, memiliki alasan yang mendalam serta penuh dengan keajaiban, baik itu ditinjau dari persepketif agama ataupun kesehatan.
Pertama jika ditinjau dari perspektif agama, meniup makanan atau minuman adalah bagian dari adab dan etika.
Baca Juga: Simpan Makanan Basah Kucing dengan Baik, 5 Tips Agar Tetap Fresh dan Tahan Lama!
Sebab apabila seseorang meniup makanan ataupun minuman selagi panas, dikhawatirkan dapat mengotori minuman ataupun makanan tersebut, baik itu kotoran yang keluar melalui mulut ataupun hidung.
Selain itu terdapat satu kepercayaan, bahwa meniup makanan atau minuman, dapat memberikan kesempatan bagi syetan untuk mencemari makanan.
Oleh karena itu, mayoritas ulama menyarankan untuk menunggu makanan dan minumannya dingin sendiri.
Namun Jika sedang terburu-buru, maka lebih baik untuk menggunakan kipas atau alat bantu lainnya untuk mendinginkan makanan dari pada meniupnya.
Selain dari perspektif agama, ternyata dari sisi kesehatan, juga menerangkan, bahwa meniup makanan ataupun minuman dapat membrikan pengaruh buruk pada tubuh.
Baca Juga: Penuaan Dini Tidak Ada Lagi! Coba 5 Makanan Ajaib Ini untuk Awet Muda
Sebab bertemunya H20 (air dalam gelas) dengan karbondioksida atau CO2 (udara yang keluar melalui mulut), dapat menghasilkan asam karbonat atau H2CO3.
Senyawa inilah yang tidak baik untuk tubuh kita. Sebab, apabila senyawa ini masuk ke dalam perut, dapat menyebabkan penyakit.
Selain itu menurut perspektif medis, sisa-sisa makanan dalam mulut akan membusuk sehingga menyebabkan bau mulut tidak sedap.
Bau yang dihasilkan mulut inilah yang berbahaya untuk tubuh kita.
Baca Juga: Taklukkan Radikal Bebas dengan 8 Makanan Super Kaya Antioksidan!
Apabila ditiupkan dalam air panas lalu kita minum, maka partikel itu akan menempel pada air atau makanan tadi.
Hal inilah yang sangat tidak baik jika diminum lagi.
Nah seetelah mengetahui beberapa ulasan diatas, ternyata Islam melarang ummatnya agar tidak meniup makanan atau minuman, juga mempunyai alasan yang jelas, baik dari persepketif syariat islam ataupun Kesehatan.
Oleh karena itu, mulai dari sekarang, berhenti meniup makanan ataupun minuman, selain dapat pahala, karena menjalankan syariat islam, tubuh kita juga dijamin akan kesehatannya.***



