POJOKBOGOR.ID - Setelah seharian menahan lapar dan haus, banyak orang ingin langsung menyantap gorengan saat berbuka puasa.
Namun, konsumsi makanan berminyak berlebihan justru bisa membuat perut terasa tidak nyaman, begah, bahkan enek.
Sebagai alternatif, takjil dari tepung beras bisa menjadi pilihan yang lebih ringan dan ramah di perut.
Baca Juga: WAR Magic Chess Go Go Ramadan: Top Up Hemat dan Auto Menang Treasure Chest!
Teksturnya lembut, kadar minyaknya minim, dan rasanya tetap manis serta mengenyangkan.
Tepung beras juga dikenal sebagai bahan dasar berbagai jajanan tradisional Indonesia yang sudah terbukti cocok disantap saat berbuka puasa.
Berikut 6 menu takjil dari tepung beras yang lebih ringan dan bisa menjadi pilihan sehat selama Ramadan.
1. Bubur Sumsum
Bubur sumsum menjadi menu klasik yang selalu dicari saat Ramadan.
Teksturnya lembut dan mudah dicerna, sehingga cocok sebagai pembuka sebelum makan berat.
Terbuat dari campuran tepung beras dan santan, bubur sumsum disajikan dengan kuah gula merah cair yang manis legit.
Menu ini rendah minyak karena prosesnya direbus, bukan digoreng.
2. Kue Lapis Beras
Kue lapis berbahan tepung beras memiliki tekstur kenyal lembut tanpa proses penggorengan.
Warna-warni lapisannya membuat tampilannya menarik, sementara rasanya manis ringan.
Karena dikukus, kue lapis menjadi pilihan takjil yang lebih sehat dibanding gorengan.
3. Nagasari Pisang
Nagasari dibuat dari campuran tepung beras dan santan, lalu dikukus bersama potongan pisang.
Selain lembut, kandungan pisang memberikan energi alami yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa.
Baca Juga: JACOS Resmi Diperkenalkan di UI, Siap Cetak Generasi Berkarakter Global
Aroma daun pisang juga menambah sensasi tradisional yang khas.
4. Serabi Kukus atau Teflon
Serabi dari tepung beras bisa dibuat tanpa minyak berlebih. Cukup menggunakan teflon anti lengket atau dikukus.
Disajikan dengan kuah gula merah, serabi menjadi menu manis yang tidak terlalu berat.
5. Kue Talam
Kue talam memiliki dua lapisan gurih dan manis.
Teksturnya lembut dan mudah dicerna.
Karena dimasak dengan cara dikukus, kue talam menjadi pilihan takjil yang tidak berminyak.
6. Apem Kukus
Apem berbahan tepung beras memiliki tekstur empuk dan rasa manis ringan.
Proses pembuatannya juga dikukus, sehingga lebih aman untuk lambung yang kosong setelah berpuasa.
Mengapa Takjil Kukus Lebih Disarankan Saat Berbuka?
Setelah hampir 13–14 jam berpuasa, kondisi lambung dalam keadaan kosong.
Mengonsumsi makanan tinggi minyak secara langsung dapat memicu rasa tidak nyaman.
Baca Juga: JACOS Resmi Diperkenalkan di UI, Siap Cetak Generasi Berkarakter Global
Takjil berbahan tepung beras yang dimasak dengan cara dikukus atau direbus cenderung:
-
Lebih ringan dicerna
-
Tidak memicu rasa begah berlebihan
-
Minim minyak
Baca Juga: JACOS Resmi Diperkenalkan di UI, Siap Cetak Generasi Berkarakter Global
-
Tetap mengenyangkan
-
Cocok untuk semua usia
Itulah sebabnya banyak orang mulai beralih ke jajanan pasar tradisional sebagai menu buka puasa.***




