POJOKSATU.id, SENIN, 25 Agustus 2025, langit Kota Batam, Kepulauan Riau, dihiasi fenomena alam menakjubkan yang disebut "Halo Matahari".

Fenomena 'Halo Matahari' terlihat sebagai lingkaran cahaya berwarna yang mengelilingi matahari, terbentuk akibat pembiasan cahaya oleh kristal es pada awan tipis jenis cirrus.

Kejadian ini menjadi perhatian warga dan pengamat langit karena keindahannya yang jarang terlihat.

Apa Itu Fenomena Halo Matahari?

Fenomena Halo matahari terbentuk ketika sinar matahari menembus kristal es berbentuk heksagonal di awan cirrus atau cirrostratus yang tipis, biasanya berada di ketinggian 5–10 kilometer.

Baca Juga: Aksi Demo Ricuh di Depan Gedung DPR, Massa Dipukul Mundur ke Arah Pejompongan

Kristal es bertindak sebagai prisma alami yang membelokkan cahaya pada sudut tertentu—umumnya 22 derajat, sehingga terbentuk lingkaran cahaya di sekitar matahari.

Kadang-kadang cahaya juga terurai menjadi spektrum warna menyerupai
pelangi, menambah keindahan visual. Fenomena ini termasuk salah satu efek optik atmosfer yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Penjelasan BMKG

Ramlan Djambak, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, menegaskan bahwa Halo matahari adalah fenomena alam yang normal dan tidak membahayakan.

Durasi fenomena ini bervariasi, mulai dari 30 menit hingga beberapa jam, tergantung kondisi atmosfer.

Baca Juga: Remaja Cewek 14 Tahun di Labusel Ditemukan Tewas Gantung Diri, Fakta Menyesakkan Terungkap : Dicabuli Abang Kandung dan Sepupu hingga Hamil

Biasanya, Halo muncul di pagi hari saat matahari masih rendah, memungkinkan cahaya menembus kristal es dengan sudut optimal sehingga lingkaran pelangi terbentuk dengan jelas.

Proses Terbentuknya Halo Matahari

Fenomena Halo matahari terjadi karena interaksi kompleks antara sinar matahari dan kristal es di lapisan atas atmosfer, melalui beberapa tahap yang saling terkait:

1. Cahaya matahari menembus awan tipis

Saat matahari muncul, sinarnya melewati lapisan awan yang tipis, terutama jenis cirrus atau cirrostratus, yang mengandung kristal es.

Kristal ini bertindak seperti prisma alami, menyebabkan cahaya mengalami pembelokan atau pembiasan.

2. Perubahan arah cahaya di lapisan atas atmosfer

Ketika cahaya menembus awan tinggi, arah cahaya mengalami pergeseran tambahan karena struktur geometris kristal es.

Pergeseran ini penting untuk membentuk pola lingkaran yang terlihat di langit.

Baca Juga: 120 Pelajar DIHALAU Polisi Agar Aksi Demo Buruh Tak Ricuh, Faktanya Gelombang Mahasiswa Terus Memadati Gedung DPR

3. Pembiasan dan pantulan oleh kristal es

Kristal es memantulkan dan membiaskan cahaya beberapa kali, sehingga cahaya terkonsentrasi membentuk lingkaran bercahaya di sekitar matahari.

Lingkaran ini dapat tampak berwarna putih atau memiliki sedikit gradasi warna mirip pelangi.

Fenomena ini memiliki kesamaan prinsip dengan pembentukan pelangi, tetapi medium dan mekanismenya berbeda.

Pada pelangi, cahaya melewati tetesan air, membias dan membentuk spektrum warna lengkap.

Sementara pada halo, cahaya dibelokkan oleh kristal es, sehingga terbentuk lingkaran bercahaya dengan spektrum yang biasanya lebih terbatas atau dominan putih.

Baca Juga: Investasi ETF Ethereum Tetap Menarik, Ethereum Berhasil Menembus 4.600 Dollar

Fenomena Serupa di Wilayah Lain

Beberapa hari setelah fenomena Halo muncul di Batam, fenomena unik juga muncul di langit Depok, Jawa Barat.

Kejadian ini menunjukkan bahwa fenomena Halo bisa terjadi di berbagai wilayah selama kondisi atmosfer mendukung.

Selain menarik perhatian masyarakat, fenomena ini juga menjadi objek favorit bagi pengamat langit dan fotografer karena keindahannya yang unik.

Baca Juga: Thom Haye Resmi Gabung Persib, Erick Thohir Apresiasi Sekaligus Sentil Agen Nakal dan Buka Fakta Gaji Fantastis

Fenomena halo matahari membuktikan bahwa keindahan alam dapat dipahami melalui ilmu pengetahuan.

Interaksi antara cahaya matahari dan kristal es di atmosfer menghasilkan lingkaran pelangi yang memukau, sekaligus menambah pemahaman tentang efek optik di langit.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Fenomena ini menunjukkan kompleksitas dan keajaiban alam semesta yang dapat diamati secara langsung. ***