POJOKSATU.id - Rasa gatal pada kulit memang bikin tidak nyaman.  Keinginan untuk terus menggaruk terkadang sulit ditahan, padahal kebiasaan tersebut justru bisa membuat kondisi kulit semakin buruk.

Dalam istilah medis, rasa gatal dikenal sebagai pruritus. Keluhan ini dapat muncul hanya di bagian tubuh tertentu atau terasa hampir di seluruh permukaan kulit.

Durasi gatal juga berbeda-beda. Ada yang muncul sementara, tetapi ada pula yang berlangsung lama hingga menjadi keluhan kronis.

Menariknya, tidak semua kulit yang terasa gatal selalu menunjukkan perubahan secara kasatmata. 

Pada sebagian orang, keluhan dapat disertai kemerahan, bintik, kulit kering dan bersisik, bahkan lepuhan.

Baca Juga: Gunakan e-Meterai untuk Sekolah Kedinasan 2026 dengan Cara Ini, Simak Link Resminya

Banyak Hal Bisa Menjadi Pemicu

Gatal pada kulit tidak selalu berasal dari masalah kulit semata. 

Gigitan serangga, alergi makanan, reaksi terhadap produk perawatan kulit, infeksi jamur, serta kondisi cuaca yang membuat kulit sangat kering termasuk beberapa pemicunya.

Pada kondisi tertentu, rasa gatal juga dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan di dalam tubuh. 

Gangguan fungsi hati, penyakit ginjal, maupun masalah pada tiroid disebut dapat memunculkan keluhan gatal.

Baca Juga: Bantuan Sarana Keterampilan Menulis 2026 dari Kemendikdasmen, Ini Syarat dan Alur Penyalurannya

Karena penyebabnya beragam, penanganannya pun tidak bisa disamaratakan. 

Obat oles maupun obat minum sebaiknya disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan keluhan.

Jangan Terlalu Sering Menggaruk

Menggaruk memang bisa memberikan rasa lega sesaat. 

Namun, bila dilakukan terus-menerus, kulit dapat mengalami luka dan pelindung alaminya terganggu.

Kondisi tersebut bahkan dapat meningkatkan risiko infeksi sekunder karena bakteri lebih mudah masuk melalui kulit yang terluka.

Baca Juga: Prabowo Berencana Tak Impor Lagi Minyak Bumi dan LPG, Tanggal Merah Pun Tetap Bekerja

Karena itu, salah satu langkah penting adalah berusaha memutus siklus gatal dan garukan sambil menjaga kondisi kulit tetap lembap.

Kompres Dingin Bisa Dicoba

Saat gatal terasa mengganggu, kompres dingin dapat menjadi salah satu cara sederhana yang dilakukan di rumah.

Gunakan handuk bersih yang dibasahi air dingin atau es batu yang telah dibungkus kain. 

Tempelkan pada area yang terasa gatal selama sekitar 10 hingga 15 menit.

Sensasi dingin dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman sehingga keinginan untuk menggaruk bisa berkurang.

Baca Juga: Periksa 27 Saksi, Polda Metro akan Umumkan Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Pekan Ini

Oatmeal Koloid untuk Menenangkan Kulit

Pilihan perawatan lainnya adalah menggunakan oatmeal koloid. 

Oatmeal yang telah digiling sangat halus ini dapat digunakan dalam air mandi.

Berendam menggunakan air hangat kuku yang dicampur oatmeal koloid selama sekitar 15 menit dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus menenangkan kulit yang mengalami iritasi atau peradangan.

Namun, perawatan rumahan tetap bukan pengganti pemeriksaan jika keluhan memiliki tanda-tanda yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Daftar Prodi dan Detail Kuota PKN STAN 2026, Ada 1.000 Formasi di 4 Program Studi

Perhatikan Kondisi Skin Barrier

Pelindung alami kulit atau skin barrier juga memiliki peran penting dalam masalah gatal. 

Materi sumber mengacu pada studi tahun 2018 yang dimuat dalam Journal of the American Academy of Dermatology, yang membahas hubungan kerusakan skin barrier dengan pruritus kronis.

Penurunan ceramide, yaitu lemak alami yang terdapat pada kulit, serta meningkatnya kehilangan air melalui kulit atau Transepidermal Water Loss (TEWL), dapat berkaitan dengan munculnya sinyal gatal.

Karena itu, penggunaan pelembap secara rutin menjadi bagian penting untuk membantu menjaga kondisi pelindung kulit. 

Langkah ini dapat mendukung upaya menghentikan siklus gatal dan garukan yang berpotensi semakin merusak kulit.

Baca Juga: Vietnam Siapkan Potongan PPh 30 Persen bagi Usaha Kecil, Berlaku Dua Tahun

Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

Jangan mengabaikan gatal yang berlangsung lama. 

Jika keluhan bertahan lebih dari dua minggu, menyebar luas tanpa penyebab yang jelas, atau sampai mengganggu tidur, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Perhatian lebih juga diperlukan apabila rasa gatal disertai demam, kelelahan berat, atau penurunan berat badan.

Gatal bukan sekadar rasa tidak nyaman yang selalu bisa diselesaikan dengan menggaruk. 

Mengenali pemicunya dan menjaga kesehatan kulit menjadi langkah penting agar keluhan tidak terus berulang. ***