POJOKSATU.id - Kepiting tapal kuda telah menjadi buah bibir di media sosial akhir-akhir ini, terutama karena harga darahnya yang diklaim fantastis.

Kabarnya, darah biru yang dimiliki oleh kepiting ini dihargai sangat tinggi, bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Seorang pengguna media sosial yang dikenal sebagai X di platform Twitter menyatakan bahwa darah biru dari kepiting tapal kuda dapat dijual dengan harga mencapai sekitar Rp700 juta per galon.

Tentu saja, pertanyaan muncul: mengapa darah biru kepiting tapal kuda ini memiliki nilai yang begitu tinggi?

Baca Juga: Bakal Berhijab selama Bulan Suci Ramadan, Celine Evangelista Klarifikasi Kabar Dirinya Mualaf

Apakah ada manfaat kesehatan yang terkait dengan kepiting jenis ini?

 

Manfaat Kepiting Tapal Kuda

 

Kepiting tapal kuda, yang merupakan spesies purba, diyakini memiliki usia yang lebih tua dari dinosaurus.

Menurut informasi yang dilaporkan oleh Natural History Museum, kepiting ini diperkirakan berusia sekitar 450 juta tahun.

Kepiting ini berhasil bertahan hidup melewati peristiwa 'kiamat' pada zaman es.Selain menjadi contoh 'fosil hidup' yang menarik bagi ilmu pengetahuan, kepiting ini juga memberikan kontribusi penting bagi kesehatan manusia.

Baca Juga: Xiaomi Meluncurkan Redmi Note 13 Pro 5G dengan Fitur Unggulan di Pasar Indonesia

Hal ini terutama berkaitan dengan darahnya.

Darah dari kepiting tapal kuda seringkali menjadi bahan uji coba untuk vaksin, termasuk vaksin Covid-19.

Perbedaan warna darah kepiting tapal kuda yang berwarna biru cerah disebabkan oleh kandungan sel kekebalan yang sangat peka terhadap bakteri beracun.

Sel-sel tersebut berfungsi untuk menggumpal ketika berinteraksi dengan bakteri beracun, memberikan perlindungan bagi tubuh kepiting.

Hal ini menjadikan darah kepiting tapal kuda sebagai bahan yang berharga untuk pengembangan tes limulus amoebosit lisat (LAL).

Baca Juga: Delapan Kecamatan di Cirebon Timur Terendam Banjir, Warga Mengungsi dan Satu Orang Meninggal Dunia

Yang digunakan untuk memeriksa kontaminasi pada vaksin baru.

Kepiting tapal kuda banyak ditemukan di perairan Atlantik tengah, terutama di wilayah Delaware, New Jersey, Maryland, dan Florida, terutama pada musim semi dan panas.

Mereka memainkan peran penting dalam ekologi masyarakat pesisir, dengan telurnya menjadi sumber makanan utama bagi burung pantai yang bermigrasi.

Selain menjadi bagian penting dari ekosistem, kepiting tapal kuda juga memiliki peran signifikan dalam industri biomedis.

Baca Juga: Update Kasus Penembokan Akses Jalan di Gang Abadi Kota Medan, Pemko Layangkan Surat Peringatan ke Sekolah

Manfaatnya dirasakan oleh siapa pun yang telah menjalani vaksinasi atau pembedahan.

Studi-studi juga terus dilakukan untuk menggali manfaat lain dari kepiting tapal kuda, termasuk potensi perbaikan penglihatan manusia.

Selain itu, mereka juga dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan di akuarium, subjek penelitian, atau sebagai spesimen pendidikan.***