POJOKSATU.id, BANYAK orang masih kurang tepat menyebut dua hari yang lalu dengan istilah "kemarin lusa". Padahal Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki dua istilah yang sah digunakan, yaitu selumbari dan kemarin dulu.

Menariknya, kedua istilah tersebut masih jarang diketahui banyak orang walau sudah resmi tercatat dalam KBBI.

Selumbari, Istilah yang Jarang Dikenal

Dalam KBBI, selumbari bermakna kemarin dulu, yakni dua hari sebelum hari ini.

Kata ini berasal dari bahasa Minangkabau dan kini diakui sebagai kosakata bahasa Indonesia. Keberadaannya menjadi bukti bahwa bahasa Indonesia terus menyerap unsur-unsur dari bahasa daerah yang kaya dan beragam.

Contohnya, jika hari ini Minggu, maka hari Jumat disebut selumbari.

Contoh kalimat:
"Dia pulang dari Padang selumbari, setelah menghadiri acara keluarga."

"Pertemuan penting itu berlangsung selumbari, sehingga sudah banyak hasil yang dicapai."

Bagaimana dengan Tiga Hari yang Lalu?

Bahasa Indonesia ternyata juga memiliki istilah untuk menyebut tiga hari yang lalu, meskipun jarang terdengar dalam percakapan sehari-hari.

Dalam KBBI, ada frasa kila mulai yang bermakna tiga hari sebelum hari ini. Frasa ini berasal dari bahasa Dayak dan menjadi salah satu contoh bagaimana bahasa daerah turut memperkaya kosakata bahasa Indonesia.

Walaupun asing bagi kebanyakan orang, istilah ini sudah tercatat resmi dalam KBBI.

Contoh kalimat:

"Dia datang berkunjung kila mulai."
"Rapat pleno itu sudah berlangsung kila mulai."

Selain itu, ada pula kata senantu dari bahasa Palembang.

Menurut KBBI, senantu berarti beberapa hari yang lalu. Walau tidak menunjuk waktu yang spesifik seperti kila mulai, kata ini tetap sah digunakan untuk menyebut peristiwa yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Contoh kalimat:

"Ia pulang ke kampung halamannya senantu."
"Senantu kami sempat bertemu di pasar."

Keberadaan istilah seperti kila mulai dari bahasa Dayak dan senantu dari Palembang menunjukkan betapa beragamnya warisan kosakata Nusantara yang diadopsi ke dalam bahasa Indonesia.

Mungkin terdengar asing saat ini, tapi jika dibiasakan dalam percakapan, kata-kata ini bisa kembali hidup dan membuat bahasa kita lebih kaya warna.

Mengapa Penting Memakai Istilah yang Tepat

Menggunakan istilah waktu yang sesuai membantu komunikasi menjadi lebih jelas.

Jika salah menyebut hari, bisa saja menimbulkan kebingungan, terutama dalam hal janji, rapat, atau peristiwa penting.

Selain itu, dengan menggunakan istilah yang sah seperti selumbari, kemarin dulu, dan kila mulai, kita tidak hanya berbahasa lebih cermat, tetapi juga ikut melestarikan kosakata Indonesia yang kaya dan berakar dari budaya daerah.

Coba untuk mulai gunakan saat bincang santai atau saat menulis pesan. Lama-kelamaan, orang-orang di sekitarmu akan ikut terbiasa.

Selain membuat komunikasi lebih tepat, ini juga menjadi cara sederhana untuk menjaga kekayaan bahasa kita tetap hidup.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Mungkin awalnya terdengar asing, tapi kalau dibiasakan, istilah-istilah ini bisa terasa akrab dan jadi bagian dari percakapan sehari-hari.  Jadi, jangan ragu untuk mencoba memakainya mulai sekarang. ***