POJOKSATU.id — Di era kerja modern yang serba digital, sebagian besar waktu kita kini dihabiskan di depan layar komputer.
Duduk berjam-jam menjadi rutinitas harian, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor.
Namun, tanpa disadari, kebiasaan ini bisa memberikan dampak serius bagi tubuh jika dilakukan dengan postur yang tidak tepat.
Baca Juga: Baca Buku Setiap Hari, Hidupmu Bisa Berubah! Ini Manfaat dan Rekomendasinya
Banyak orang menganggap rasa pegal, kaku di leher, atau nyeri punggung sebagai hal biasa yang akan hilang dengan istirahat.
Padahal, gejala tersebut bisa menjadi tanda awal gangguan muskuloskeletal atau masalah pada otot dan tulang yang sering muncul akibat posisi duduk yang salah.
Para ahli ergonomi menjelaskan bahwa postur tubuh yang buruk dapat menekan saraf, menghambat sirkulasi darah, dan menyebabkan kelelahan otot secara terus-menerus.
Baca Juga: Strategi Jitu Memanfaatkan LinkedIn untuk Menunjang Karier Profesional
Menjaga postur tubuh bukan hanya soal penampilan agar terlihat rapi dan profesional, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan jangka panjang.
Postur yang baik membantu menjaga keseimbangan otot, mencegah tekanan berlebih pada sendi, dan memastikan sistem pernapasan dan pencernaan tetap berfungsi optimal.
Posisi duduk yang benar dimulai dari hal sederhana, yaitu kepala sejajar dengan monitor, bahu rileks, dan punggung bersandar penuh pada kursi yang memiliki penopang pinggang (lumbar support).
Baca Juga: RUU Sisdiknas Disiapkan Jadi Payung Tunggal Pendidikan Nasional, Pesantren dan Madrasah Diperkuat
Siku idealnya membentuk sudut 90 derajat, sementara kaki menapak rata di lantai atau pada pijakan kaki.
Mengabaikan postur tubuh dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Dalam jangka pendek, keluhan yang sering muncul antara lain nyeri punggung bawah, leher kaku, dan bahu terasa tegang.
Namun, jika terus dibiarkan, kebiasaan ini bisa berkembang menjadi masalah kronis seperti skoliosis, saraf terjepit, hingga migrain akibat ketegangan otot di kepala dan leher.
Baca Juga: Satlantas Polres Karawang Edukasi Safety Riding ke Karyawan Kawasan Industri KIIC
Lebih jauh lagi, duduk terlalu lama tanpa bergerak dapat menurunkan metabolisme tubuh. Akibatnya, risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes meningkat.
Tubuh manusia sejatinya tidak dirancang untuk diam dalam waktu lama dan butuh bergerak dan meregang agar sistemnya tetap bekerja dengan baik.
Untuk menjaga postur tetap ideal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan setiap hari.
Gunakan kursi ergonomis yang dapat disesuaikan tinggi dan sandarannya, atur posisi monitor sejajar dengan mata agar tidak menunduk, dan letakkan keyboard dan mouse pada posisi yang nyaman bagi pergelangan tangan.
Selain itu, usahakan untuk berdiri atau melakukan peregangan ringan setiap 30 hingga 60 menit. Bila perlu, gunakan penyangga kaki agar posisi lutut dan pinggul tetap sejajar.
Langkah kecil seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya besar terhadap kenyamanan dan kesehatan tubuh. Dengan postur tubuh yang baik, sirkulasi darah menjadi lebih lancar, oksigen mengalir lebih optimal ke otak, dan rasa lelah berkurang.
Baca Juga: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Buka Lowongan di Palm Oil Career Expo 2025 Medan, 15- 16 Oktober 2025
Hasilnya, kamu bisa bekerja lebih fokus, produktif, dan merasa lebih bugar sepanjang hari.
Mulailah memperhatikan cara kamu duduk dan bekerja mulai sekarang. Ingatlah bahwa kesehatan tubuh tidak bisa digantikan, dan memperbaiki postur adalah investasi penting untuk kehidupan yang lebih sehat dan produktif di masa depan.***




