POJOKSATU.id - Sampaikan doa hari ke 8 bulan Ramadhan untuk membentuk pribadi ikhlas kita dalam menyantuni anak yatim dan menyayangi fakir miskin. Ini hanya merupakan anjuran agar setiap hari kita rutin memanjatkan doa yang beragam dan berfaedah.
Dalam doa hari ke 8 bulan Ramadhan kita memohon anugerah agar hati kita ikhlas memiliki rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan memberi perhatian terhadap kaum fakir miskin.
Sebagai makhluk Allah yang beriman dan bertakwa, kita memang harus memiliki rasa cinta dan kasih sayang dan untuk itulah kita meminta anugerah dan bimbingan Allah SWT agar mempu mencintai sesama melalui doa hari ke 8 bulan Ramadhan yang kita panjatkan.
Melalui doa hari ke 8 bulan Ramadhan kita berharap memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat dengan beramal baik dan bersedekah kepada anak-anak yatim dan fakir miskin, sehingga terbentuk jiwa yang ikhlas dan harta menjadi lebih barokah.
Sehingga tujuan kita adalah menyampaikan doa agar Allah SWT memberikan anugerah hati yang ikhlas dalam memperhatikan sesama. Sejalan dengan firman Allah SWT.
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Q.S Al-Baqoroh : 261)
Orang-orang yang memiliki sifat ikhlas, hidupnya selalu akan merasa bahagia dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.
Adapun yang dimaksud doa hari ke 8 bulan Ramadhan yang kita sampaikan sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ
Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm wa it’âmitha’âm wa ifsyâis salâm wa suhbatil kirâm bithawlika yâ malja-al âmilîn
Artinya : Ya Allah, anugerahilah kepada kami rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan suka memberi makan (orang miskin) serta menyebarkan kedamaian dan bergaul dengan orang-orang mulia dengan kemurahanmu wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.
Menyantuni anak-anak yatim dan mengasihi para fakir miskin merupakan wujud dari sedekah, kita mengetahui bahwasanya sedekah merupakan hal yang menyebabkan pahala mengalir terus-menerus, seperti sabda Nabi Muhammad SAW:
“Dari Abu Hurairah R.a, bahwasanya Rosulullah SAW telah bersabda : “Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal : amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang mendoakannya” (H.R. Bukhori, dalam Adabul Mufrod)
Hadis diatas menjelaskan bahwasanya penyebab dari pahala yang terus mengalir tanpa putus adalah sedekah jariyah, lmu yang bermanfaat dan anak shoeh yang mendoakannya. ***




