POJOKSATU.id - Doa hari ke 6 bulan Ramadhan adalah anjuran saja agar kita terus bersemangat mendekatkan dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT. Kali ini mengingatkan agar kita terhindar dari praktik maksiat.
Maksiat merupakan perbuatan durhaka atau dosa seseorang yang tidak mau mengikuti perintah Allah SWT dan rasul-Nya. Sehingga perilaku yang disebut maksiat itu tidak selalu diidentikkan dengan tindakan yang melanggar asusila. Karena itu kita menyampaikan doa hari ke 6 bulan Ramadhan agar terhindar dari perbuatan itu.
Perbuatan maksiat kepada Allah SWT termasuk dosa yang besar. Karena itu doa hari ke 6 bulan Ramadhan kita memohon agar terhindar dari perbuatan yang menyebabkan kemurkaan Allah SWT.
Durhakanya perbuatan maksiat dapat berakibat kekekalan di dalam neraka. Hukuman berat kekal di neraka itu memperlihatkan sebagai larangan yang wajib dihindari. Karena itu kita menyampaikan doa hari ke 6 bulan Ramadhan juga untuk memohon ampunan Allah SWT saat kita berpuasa.
Akibat besarnya dosa maksiat, tidak hanya menimpa manusia di dunia saja, di akhirat ia akan dimasukkan ke neraka selama ia belum bertaubat kepada Allah SWT. Dalam surat al-Jin: 23 Allah berfirman:
وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا (الجن: 23)
“Barang siapa bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya maka sesungguhnya ia akan mendapat (adzab) neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya” (al-Jin: 23).
Sebab itulah untuk memperbaiki kelemahan dan perbuatan dosa yang kita lakukan, kita perlu bertaubat dan sebagai anjuran berikut doa hari ke 6 Bulan Ramadhan.
اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ
Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn
Artinya : Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-MU, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan.
Sebagai seorang muslim, adalah sebuah kesempatan di bulan Ramadhan untuk menjaga diri kita, mengajak keluarga dan masyarakat sekitar meninggalkan perbuatan maksiat semaksimal mungkin.
Dengan segala kerendahan di hadapan Allah SWT, kita menyadari bahwa salah satu sebab turunnya siksaan Allah SWT itu adalah akibat dari perbuatan maksiat yang kita lakukan.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita di bulan suci ini untuk dapat melaksanakan ibadah dengan penuh ketaatan dan meninggalkan maksiat dan segala hal yang dilarang oleh Allah SWT. Aamiin. ***




