POJOKSATU.id - Dalam doa hari ke 26 bulan Ramadhan, kita diajak mengungkapkan rasa syukur dalam setiap langkah adalah bagian dari kecintaan kita kepada Allah SWT sebagai bentuk kesadaran kita akan kekuasaan Allah SWT.

Syukur adalah ungkapan rasa terima kasih dan pengakuan atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah atau Tuhan Yang Maha Esa. Dalam agama Islam, syukur sangat ditekankan sebagai bentuk ibadah dan kesadaran akan kebesaran Allah.

Baca Juga: Doa Hari ke 2 Bulan Ramadhan, Allah SWT Membebaskan Beberapa Orang dari Api Neraka, Setiap Doa Pasti Dikabulkan

Doa Hari ke 26 Bulan Ramadhan

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبِيْ فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِيْ فِيْهِ مَقْبُوْلاً وَ عَيْبِيْ فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ

Allâhummaj’al sa’yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa ‘amalî fîhi maqbûlan wa ‘aybî fîhi mastûran yâ asma’as sâmi’îna

Artinya :

”Ya Allah, jadikanlah setiap lampah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha mendengar dari semua yang mendengar.

Syukur mengandung pengertian rasa terima kasih kepada Allah.

Perintah ini tidak berarti bahwa Allah memerlukan ungkapan syukur dari manusia. Tanpa kita bersyukur kepada-Nya, Allah tetaplah Tuhan yang Maha Kaya, Terpuji, dan Berkuasa atas seluruh alam ini.

Baca Juga: Doa Hari ke 7 Bulan Ramadhan, Wahai Calon Penghuni Surga Mari Dirikan Shalat Malam, Ini Sebaik-baiknya Sunnah dan Sebaik-baiknya Manusia

Perintah untuk bersyukur sebenarnya adalah untuk kepentingan dan kebaikan manusia sendiri, karena Allah akan menambah nikmat-Nya kepada manusia ketika mereka bersyukur.

Hal itu sesuai firman Allah dalam surat Luqman, ayat 12, berfirman:

أَنِ اشْكُرْ للهِ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ 

ʾˈaani ʾškur llhi waman yaškur faʾiinnamaʾ yaškuru linafsihi 

Baca Juga: Doa Hari ke 4 Bulan Ramadhan, Ungkapkan Puasa sebagai Rasa Syukur Besarnya Nikmat dan Rizki dari Allah SWT

Artinya: Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri.

Bersyukur kepada Allah swt sesungguhnya tidak cukup hanya mengucapkan “alhamdulillah” saja.

Syukur juga bisa diwujudkan dalam bentuk perasaan senang, ikhlas dan rela menerima apa sudah yang ada. Orang-orang bersyukur tentu lebih mudah mencapai bahagia dalam hidupnya terlepas apakah mereka termasuk orang sukses atau belum sukses. 

Perbuatan bersyukur juga bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, misalnya berbagi rejeki, ilmu pengetahuan, kegembiraan dan sebagainya. ***