POJOKSATU.id - Menjaga hati merupakan hal yang penting. Hati yang bersih dapat membawa seseorang kepada kehidupan yang lebih bermakna dan bermanfaat, serta mendekatkannya kepada ridha Allah SWT.
Allah SWT senantiasa menjaga hati para Nabi. Sebab itulah kita berharap agar kita menjadi pengikut sunnah para Nabi dan dengan menyampaikan doa hari ke 25 bulan Ramdahan kita lebih mencintai para wali Allah SWT dan memusuhi musuh Allah SWT.
Baca Juga: Doa Hari ke 21 Bulan Ramadhan, Wasapada! Setan Masuk dari Celah Ini, Kerap Diuji Saat Puasa
Menurut Al-Qur'an, musuh Allah adalah orang yang memusuhi Allah, rasul-rasul, dan malaikat-malaikat-Nya.
Beberapa golongan yang dibenci oleh Allah SWT yaitu orang yang syirik, orang yang berdusta kepada Allah SWT, orang yang melakukan kekufuran. Untuk itulah kita memanjatkan doa hari ke 25 bulan Ramdahan agar menjadi pengikut para Nabi dan Rasul yang sangat mencintai Allah SWT.
Baca Juga: Doa Hari ke 20 Bulan Ramadhan, Membaca Al Quran, Kelak Ia Akan bersama Malaikat yang Mulia
Doa Hari ke 25 Bulan Ramadhan
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّيْنَ
Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn
Artinya :
”Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh-musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi.
Mengutip buku "Para Musuh Allah" karya Rizem Aizid, Allah tidak menyukai beberapa kalangan bukan karena Dia pembenci, melainkan karena sikap atau perbuatan hamba-Nya yang menyimpang dari apa yang telah Dia syariatkan.
Padahal Allah adalah Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia telah menunjukkan jalan yang benar dan yang salah, mengutus para nabi dan rasul serta memberikan kitab-kitab suci sebagai petunjuk. Manusia sendiri yang memilih jalur mana yang ingin mereka tempuh.
Baca Juga: Doa Hari ke 18 Bulan Ramadhan, Meski Hanya Seteguk Air, Berkah Sahur Ternyata Berlimpah
Adapun Allah tentu saja telah menyatakan dengan jelas dan menyeluruh bahwa para hamba yang memilih untuk mengikuti ajaran kebenaran akan meraih kebahagiaan dan selalu mendapatkan kenikmatan-Nya. Sementara mereka yang mengikuti jalan kesesatan akan merasakan sengsara dan kehancuran. ***




