POJOKSATU.id - Artis cantik Marshanda membuat kaget para netizen dengan tampilan terbarunya.
Pasalnya Marshanda terlihat jauh lebih langsing dari pada tampilan sebelumnya.
Ternyata, penurunan berat badan Marshanda dilatari karena perannya dalam sebuah series terbarunya.
Baca Juga: Rahasia Penampilan Baru Marshanda Bikin Berat Badan Turun sampai 21 Kg, Anda Bisa Tiru
Sebelumnya Marshanda diketahui memiliki badan yang cukup gemuk untuk perannya di series sebelumnya.
Marshanda mengaku untuk series terbaru ini, ia menurunkan berat badannya hingga 21 kg.
Untuk penurunan berat badannya tersebut, ternyata Marshanda menggunakan metode puasa intermittent.
Baca Juga: Rocky Gerung: Sepak Bola Itu Kebanggaan Nasional, Bukan Hasil Naturalisasi
Sebenarnya apa itu puasa intermittent?
Bagaimana sistemnya? Dan apakah baik untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya.
Diet puasa intermittent, atau puasa berselang, adalah metode diet yang melibatkan periode puasa dan makan yang teratur.
Baca Juga: Kopi Bahagia
Tujuannya adalah untuk mengatur asupan kalori dan mempengaruhi proses metabolisme tubuh.
Ada beberapa bentuk puasa intermittent, tetapi yang paling umum adalah metode 16/8.
Di mana seseorang berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam.
Metode lainnya termasuk 5:2, di mana seseorang makan normal selama 5 hari dan membatasi kalori sangat rendah pada 2 hari lainnya.
Ada juga metode Eat-Stop-Eat. Kita berpuasa selama 24 jam dalam 1 hari, namun masih diperbolehkan untuk minum.
Baca Juga: Chef Bulmer Tanggapi Tumpeng Basi : Wajar, Tapi Bukan Itu
Kemudian, di hari selanjutnya Anda dapat mengkonsumsi makanan atau minuman seperti biasanya dalam 24 jam.
Selanjutnya ada metode alternate day fasting memerlukan waktu berpuasa selama 36 jam atau hampir dua hari.
Setelah 36 jam, Anda bisa mengkonsumsi makanan normal seperti biasa.
Baca Juga: Roy Suryo Sebut Saat Ini Ada Upaya Menghilangkan Barang Bukti di Akun Kaskus Fufufafa
Terakhir ada metode dengan berpuasa selama 20 jam, dan 4 jam untuk makan.
Bagi kamu yang ingin menjalani warrior intermittent fasting, tetap jaga pola makan Anda dengan menghindari makanan berproses dan tinggi kalori, serta utamakan hidangan dengan makanan sehat dan tinggi gizi.
Manfaat kesehatan dari puasa intermittent meliputi:
- Penurunan Berat Badan: Dengan membatasi waktu makan, sering kali terjadi pengurangan asupan kalori, yang dapat membantu menurunkan berat badan.
- Peningkatan Metabolisme: Puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah.
- Peningkatan Fungsi Otak: Beberapa penelitian menunjukkan puasa dapat meningkatkan kesehatan otak dan melindungi dari penyakit neurodegeneratif.
- Perbaikan Sel dan Jaringan: Puasa dapat merangsang proses perbaikan sel, seperti autophagy, yang menghilangkan sel-sel yang rusak.
Puasa intermittent mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, atau mereka yang memiliki gangguan makan.
Selalu penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai jenis diet ini.***



