POJOKSATU.ID - Momen Idul Adha selalu menyisakan pertanyaan klasik di benak banyak orang: apakah daging kurban yang akan disimpan di freezer perlu dicuci terlebih dahulu?
Perdebatan mengenai hal ini sering muncul, dengan masing-masing pihak memiliki argumennya sendiri.
Namun, dari segi keamanan pangan dan kualitas daging, ada panduan yang lebih disarankan.
Sebagian orang beranggapan bahwa mencuci daging adalah langkah higienis untuk membersihkan darah atau kotoran yang mungkin menempel.
Baca Juga: Trik Jitu dan Praktis Agar Daging Kurban Awet Maksimal di Freezer, Terbukti Ampuh !
Sementara itu, kelompok lain berpendapat bahwa mencuci daging sebelum dibekukan justru bisa berdampak buruk pada kualitas dan keawetan daging itu sendiri.
Jawabannya: Sebaiknya TIDAK Perlu Dicuci Jika Ingin Disimpan Lama di Freezer
Para ahli pangan dan praktisi keamanan dapur umumnya menyarankan untuk tidak mencuci daging kurban yang akan langsung disimpan dalam jangka waktu lama di freezer. Ada beberapa alasan kuat di balik rekomendasi ini:
Memicu Pertumbuhan Bakteri Lebih Cepat: Air, terutama air keran yang tidak steril, dapat membawa bakteri baru ke permukaan daging.
Baca Juga: Mempererat Hubungan Perusahaan dengan Lingkungan, PT TKG Taekwang Cirebon Salurkan Hewan Kurban
Kelembapan yang menempel pada daging setelah dicuci akan menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan sangat cepat, bahkan sebelum daging membeku sempurna.
Proses pembekuan memang akan menghentikan pertumbuhan bakteri, tetapi bakteri yang sudah terlanjur banyak akan tetap ada dan berpotensi merusak kualitas daging saat dicairkan.
Air yang menempel pada daging saat dibekukan bisa membentuk kristal es yang tajam.
Kristal ini dapat merusak serat-serat daging, sehingga saat daging dicairkan (thawing), teksturnya bisa menjadi lebih kering, alot, dan bahkan memengaruhi rasa (freezer burn).
Proses mencuci daging di wastafel berisiko menyebabkan percikan air yang membawa bakteri ke area sekitar, seperti peralatan dapur, countertop, atau bahan makanan lain yang siap saji.
Fenomena ini dikenal sebagai kontaminasi silang, yang justru dapat membahayakan kesehatan.***




