POJOKSATU.ID- Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan kesempatan bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa.

Namun, bagi mereka yang menderita GERD, berpuasa bisa menjadi tantangan tersendiri karena risiko terjadinya kenaikan asam lambung.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara tetap kuat berpuasa bagi penderita GERD agar tetap dapat menjalani ibadah dengan lancar tanpa mengganggu kesehatan.

Selama berpuasa, penderita GERD harus memperhatikan pola makan mereka dengan sangat hati-hati.

Baca Juga: Kronologi Kasus Aiptu Kusno dan Aipda Roy Legowo, Dua Oknum Polisi Peras Psangan Remaja Rp2,5 Juta

Salah satu cara tetap kuat berpuasa bagi penderita GERD adalah dengan memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka puasa. Selain itu, beberapa kebiasaan yang harus diperhatikan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan selama berpuasa.

Berikut beberapa cara agar tetap kuat berpuasa bagi penderita GERD:

Pilih Makanan yang Tepat Saat Sahur dan Berbuka

Penderita GERD disarankan untuk memilih makanan yang tidak memicu naiknya asam lambung.

Makanan rendah lemak dan tidak pedas, seperti nasi putih, roti gandum, atau sayuran, bisa menjadi pilihan yang baik.

Hindari makanan yang dapat memicu gejala GERD, seperti makanan berlemak, makanan pedas, cokelat, kafein, dan minuman berkarbonasi.

Konsumsi buah-buahan seperti pisang, apel, dan pepaya yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mudah dicerna.

Baca Juga: SUSAH CARI GAS Elpiji 3 Kg di Warung? Yuk Bantu Emak-emak, Ini CARA PEMBELIAN dan Cek Lokasi PANGKALAN TERDEKAT

Makan dengan Porsi Kecil dan Sering

Saat sahur, pastikan makan dalam porsi yang cukup untuk memberi energi sepanjang hari, namun hindari makan berlebihan karena dapat meningkatkan tekanan pada perut dan memicu kenaikan asam lambung.

Pada saat berbuka, makanlah perlahan-lahan agar lambung bisa mencerna makanan dengan baik.

Hindari Berbaring Setelah Makan

Setelah berbuka atau sahur, hindari langsung berbaring atau tidur. Sebaiknya, tunggu minimal 2-3 jam setelah makan sebelum tidur atau berbaring.

Berbaring terlalu cepat setelah makan dapat meningkatkan risiko terjadinya kenaikan asam lambung karena posisi tubuh yang mendukung naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Baca Juga: Buah-buahan Penyempurna Sahur, Tips Agar Berpuasa Lebih Tahan Lama!

Perbanyak Minum Air Putih

Penderita GERD disarankan untuk banyak minum air putih setelah berbuka puasa hingga waktu sahur. Air putih membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung proses pencernaan. Hindari minuman berkafein, asam, atau berkarbonasi, karena dapat memperburuk gejala GERD.

Mengelola Stres

Stres dapat memperburuk gejala GERD, sehingga penting untuk menjaga ketenangan pikiran selama berpuasa. Mengatur pola tidur dan menjaga kualitas tidur juga dapat membantu meminimalisir gejala GERD.

Baca Juga: Jantung Jonan

Gunakan Obat Jika Diperlukan

Jika Anda menggunakan obat-obatan untuk mengatasi gejala GERD, pastikan untuk mematuhi dosis yang telah diresepkan dokter.

Pastikan Anda mengonsumsinya dengan cara yang tepat selama waktu berbuka dan sahur sesuai dengan petunjuk medis.

Meskipun berpuasa bisa menjadi tantangan bagi penderita GERD, dengan menjaga pola makan yang sehat, memilih makanan yang tepat, dan mengikuti beberapa langkah pencegahan, penderita GERD masih bisa menjalani ibadah puasa dengan nyaman.

Hal yang paling penting adalah mendengarkan tubuh, menghindari faktor pemicu, dan selalu berkonsultasi dengan tenaga medis untuk memastikan puasa dilakukan dengan aman dan sehat. ***