POJOKSATU.id — Kemampuan motorik anak merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembangnya.

Motorik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bergerak, tetapi juga memengaruhi koordinasi tubuh, keseimbangan, hingga keterampilan yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, orang tua tidak perlu membeli mainan mahal untuk melatih motorik anak karena berbagai bahan sederhana yang ada di rumah pun bisa dimanfaatkan.

Baca Juga: Kematian Jubir IKN Buat Kaget, Keluarga Ungkap Mereka Sempat Doa Bersama Malam Sebelumnya

Salah satu cara yang paling mudah adalah bermain dengan adonan buatan sendiri dari campuran tepung dan air.

Anak dapat meremas, menggulung, menekan, atau membentuk berbagai benda sesuai imajinasinya.

Aktivitas ini efektif melatih motorik halus, memperkuat otot jari, sekaligus merangsang kreativitas.

Kertas bekas juga dapat menjadi media bermain yang bermanfaat. Anak bisa diajak menggunting, merobek, melipat, atau membuat kolase.

Baca Juga: Cara Menanam Cabai di Rumah agar Berbuah Banyak, Mudah untuk Pemula

Kegiatan sederhana tersebut membantu meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan serta melatih ketelitian.

Selain itu, sedotan, tali sepatu, atau benang dapat digunakan untuk permainan meronce.

Orang tua cukup menyediakan potongan sedotan berwarna atau pasta berbentuk tabung, kemudian biarkan anak memasukkannya ke dalam tali.

Permainan ini membantu meningkatkan konsentrasi, koordinasi tangan, dan kemampuan memecahkan masalah.

Botol plastik bekas dan bola kecil juga bisa dimanfaatkan sebagai permainan bowling mini.

Anak diajak menyusun botol, lalu melempar bola untuk menjatuhkannya.

Aktivitas ini melatih motorik kasar, keseimbangan, koordinasi gerakan tubuh, dan kemampuan mengontrol kekuatan.

Baca Juga: Data Pribadi Muncul di Google? Ini Cara Menghapusnya dari Hasil Pencarian

Untuk melatih keseimbangan, orang tua dapat membuat jalur berjalan menggunakan selotip di lantai.

Anak diminta berjalan mengikuti garis lurus, zig-zag, atau pola tertentu.

Permainan ini sederhana, tetapi efektif untuk meningkatkan koordinasi tubuh dan keseimbangan.

Kegiatan memasukkan benda ke dalam wadah juga sangat bermanfaat bagi anak usia dini.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Buka BPDDI Kemitraan Pendanaan 2026, Dosen Bisa Tempuh S3 dengan Skema Co-Funding, Cek Lengkapnya

Gunakan mangkuk, gelas plastik, atau kotak kecil, lalu minta anak memindahkan kancing besar, pompom, atau bola kapas menggunakan tangan atau penjepit.

Aktivitas ini membantu meningkatkan ketangkasan jari dan koordinasi tangan.

Permainan air juga menjadi pilihan menarik, terutama saat cuaca panas.

Anak dapat memindahkan air menggunakan gelas kecil, sendok, atau spons dari satu wadah ke wadah lain.

Baca Juga: Cara Agar Kuota Internet Tidak Hangus, Ini Paket Rollover Telkomsel, IM3, dan XLSmart

Selain menyenangkan, kegiatan ini melatih koordinasi gerakan tangan serta kemampuan mengendalikan gerakan secara lebih presisi.

Tak kalah penting, orang tua dapat mengajak anak membantu aktivitas sederhana di rumah, seperti menyiram tanaman, mengelap meja, menyusun mainan, atau memindahkan pakaian ke keranjang.

Aktivitas sehari-hari ini mampu melatih motorik sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian.

Dalam setiap kegiatan, pendampingan orang tua tetap diperlukan agar anak bermain dengan aman.

Pilih bahan yang sesuai dengan usia anak, hindari benda berukuran kecil untuk balita yang masih berisiko memasukkannya ke dalam mulut, serta berikan kesempatan bagi anak untuk bereksplorasi tanpa tekanan.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin melalui permainan sederhana, kemampuan motorik anak dapat berkembang secara optimal sambil menikmati waktu bermain yang menyenangkan.***