POJOKSATU.id — Pernahkah Bunda dibuat bingung karena si kecil sulit tidur malam? Padahal sudah waktunya beristirahat, tapi anak justru masih terjaga, minta main, atau bahkan rewel.

Masalah ini cukup umum, tapi kalau dibiarkan, bisa berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak, lho.

Tidur yang cukup penting banget buat anak-anak.

Selain membantu pertumbuhan fisik, tidur juga mendukung perkembangan otak dan emosi mereka.

Baca Juga: Begadang Tiap Malam? Bunda Wajib Tahu, Ini Cara Bunda Kembalikan Energi dan Semangat

Anak yang kurang tidur biasanya jadi mudah marah, susah fokus, dan tampak tidak bersemangat saat beraktivitas.

Para ahli menyebutkan, anak-anak dan remaja membutuhkan sekitar sembilan jam tidur setiap malam.

Kalau kurang, bisa muncul banyak masalah, mulai dari sulit berkonsentrasi di sekolah, gampang tersinggung, hingga risiko obesitas akibat makan berlebihan.

Baca Juga: Kertas dan Plastik Bekas Pakai Disulap Jadi Bernilai, Ini Inisiatif Pertamina Regional JBB

Jadi, penting banget untuk mengenali penyebab anak susah tidur agar Bunda tahu cara mengatasinya.

Kenali Penyebab Anak Susah Tidur

1. Ketakutan saat tidur
Anak-anak sering takut gelap atau tidak suka tidur sendirian. Imajinasi mereka yang aktif bisa membuat suara kecil terdengar menakutkan.

Baca Juga: Digital Minimalism Lawan Distraksi Digital, Ini Rahasia Mahasiswa Stay Fokus di Tengah Godaan Dunia Digital

Kalau si kecil seperti ini, bantu ia merasa aman dengan menambahkan lampu tidur lembut, menaruh boneka kesayangan, atau menemaninya sampai tenang.

2. Mimpi buruk
Mimpi buruk bisa bikin anak takut tidur lagi. Biasanya terjadi karena anak menonton film atau membaca cerita menegangkan sebelum tidur.

Coba ganti rutinitas malam dengan hal yang menenangkan, seperti membaca buku lucu, mendengarkan musik lembut, atau berbicara santai sebelum tidur.

3. Kekhawatiran dan stres
Ternyata, anak juga bisa mengalami stres, Bun. Misalnya karena tugas sekolah, ujian, atau kegiatan yang padat.

Baca Juga: Dosen S2 Kini Bisa Naik ke Lektor Kepala Tanpa Publikasi Scopus, Simak Aturan Baru Kemendikti 2025, Pengembangan Karier Dosen Lebih Terbuka

Jika anak tampak cemas dan sulit tidur, ajak ia bicara. Kadang, hanya dengan mendengar keluhannya saja, anak sudah merasa lega dan lebih mudah tidur.

4. Perubahan besar dalam hidup
Pindah rumah, sakit, atau kehilangan orang terdekat bisa memengaruhi pola tidur anak.

Saat masa-masa seperti ini, bantu anak merasa aman. Biarkan ia tidur dengan boneka atau selimut favoritnya agar lebih nyaman.

Baca Juga: Balik Nama Kendaraan Bekas Resmi Rp 0, Jangan Ditunda ya, Begini Aturannya

5. Kondisi tubuh tidak nyaman
Kamar terlalu panas, dingin, atau terlalu ramai bisa membuat anak sulit tidur.

Pastikan kamar si kecil sejuk, tenang, dan tidak terlalu banyak mainan di tempat tidur. Suasana yang nyaman akan membantu anak cepat tertidur.

Cara Mengatasi Anak Susah Tidur
Kalau si kecil masih sulit tidur, Bunda bisa mencoba beberapa langkah sederhana ini:

1. Tetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten.
Jangan ubah jadwal terlalu jauh antara hari biasa dan akhir pekan. Rutinitas yang stabil membantu tubuh anak terbiasa.

Baca Juga: Kabar Baik Lulusan PPG: PPPK Paruh Waktu Cuma Setahun, Lanjut ke Penuh Waktu 2026

2. Ciptakan rutinitas menenangkan sebelum tidur.
Misalnya mandi air hangat, sikat gigi, lalu bacakan cerita. Rutinitas ini menandakan waktu istirahat sudah dekat.

3. Hindari makanan atau minuman berkafein.
Cokelat, teh, atau soda bisa membuat anak tetap terjaga. Pastikan tidak dikonsumsi minimal enam jam sebelum tidur.

4. Atur suhu dan pencahayaan kamar.
Suhu yang nyaman dan lampu yang redup membantu anak lebih cepat mengantuk.

Baca Juga: Sun Dermawan

5. Batasi layar gadget.
Hindari menonton TV atau bermain gawai minimal satu jam sebelum tidur karena cahaya layar bisa menghambat rasa kantuk.

6. Kurangi aktivitas berat menjelang tidur.
Setelah makan malam, alihkan ke kegiatan yang santai seperti menggambar atau membaca.

7. Tidurkan anak dalam keadaan sadar tapi tenang.
Jangan biasakan anak tidur di pelukan, supaya ia belajar tidur sendiri dengan nyaman.

Kalau Bunda sudah mencoba berbagai cara tapi anak masih sering sulit tidur, tidak ada salahnya berkonsultasi ke dokter anak atau psikolog.

Baca Juga: Wajib Tahu, Panduan Lengkap SNPMB 2026, Ada Nilai TKA dan Aturan Baru di SNBT, Simak Materi Tes dan Komposisi Soal

Kadang, gangguan tidur bisa disebabkan hal medis yang perlu penanganan lebih lanjut.

Yang terpenting, tetap sabar dan berikan dukungan penuh pada si kecil.

Dengan rutinitas yang tepat dan suasana hati yang nyaman, perlahan anak akan bisa tidur lebih nyenyak dan berkualitas.***