POJOKSATU.id - Banyak orang menganggap kebiasaan scrolling media sosial menjadi penyebab utama menurunnya kesehatan otak.

Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.

Ada kebiasaan lain yang justru lebih perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi fungsi otak, yakni terlalu lama duduk tanpa bergerak.

Kurangnya aktivitas fisik dalam waktu yang panjang dapat membuat aliran darah menuju otak menjadi kurang optimal.

Baca Juga: Tiffany Young Gelar Konser Solo Perdana di Jakarta, Cek Harga Tiket dan Benefitnya

Kondisi ini menyebabkan pasokan oksigen yang dibutuhkan otak ikut berkurang sehingga dalam jangka panjang dapat memengaruhi kinerja dan fungsi organ tersebut.

Karena itu, menjaga tubuh tetap aktif menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu mempertahankan kesehatan otak.

Tidak harus melakukan aktivitas berat, berdiri atau berjalan sejenak di sela-sela pekerjaan pun sudah memberikan manfaat.

Para ahli menyarankan agar seseorang tidak duduk terus-menerus lebih dari satu jam.

Baca Juga: LSP Unpad Tambah 48 Calon Asesor Kompetensi, Perkuat Sertifikasi Mahasiswa dan Lulusan

Setelah itu, luangkan waktu sekitar dua menit untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan sebelum kembali beraktivitas.

Selain mengurangi waktu duduk, olahraga juga memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak.

Aktivitas fisik bukan hanya meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga pasokan oksigen menuju otak tetap terjaga.

Agar manfaatnya lebih optimal, pilih olahraga yang melibatkan otot-otot besar, seperti kaki dan tangan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ganti Chipset, Ini Fitur Baru Galaxy S26 yang Tidak Ada di Galaxy S25

Aktivitas dengan gerakan ritmis, misalnya jalan cepat, jogging, atau bersepeda, menjadi pilihan yang dianjurkan.

Durasi olahraga juga perlu diperhatikan. Melakukan aktivitas fisik secara berkelanjutan selama sekitar 30 hingga 40 menit dinilai mampu memberikan manfaat lebih baik bagi kesehatan tubuh maupun otak.

Tak hanya memperbaiki aliran darah, olahraga juga merangsang produksi hormon endorfin yang berperan menciptakan suasana hati lebih baik, mengurangi stres, sekaligus membantu menjaga kemampuan berpikir tetap optimal.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Pisang dan Ide Olahan Lezat Sesuai Karakter Rasanya

Jadi, daripada hanya khawatir dengan kebiasaan scrolling, ada baiknya mulai memperhatikan pola aktivitas sehari-hari.

Bangkit dari kursi beberapa menit, bergerak lebih sering, dan rutin berolahraga bisa menjadi investasi sederhana untuk menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang.***