POJOKSATU.id - Introvert merupakan tipe kepribadian seseorang yang sering salah diartikan sebagai pemalu.
Padahal pemalu adalah kepribadian yang berbeda dari seorang introvert. Kepribadian ini mengarah pada sifat yang cenderung merasa gugup, khawatir, atau canggung selama berinteraksi sosial, terutama dengan orang asing yang baru dikenal.
Secara umum, seorang introvert adalah individu yang cenderung lebih suka berfokus pada pikiran dan perasaan mereka sendiri daripada terlibat dalam situasi sosial yang aktif.
Baca Juga: Boundaries: Butuh Gak Sih Punya Kepribadian Ini?
Seorang introvert merasa energi sosial dan kenyamanan (socialbutterfly) dari waktu yang mereka habiskan sendiri, baik itu dalam pemikiran, refleksi, maupun aktivitas-aktivitas lain, tidak memerlukan banyak interaksi sosial.
Introvert sendiri merupakan sifat dan sikap seseorang terhadap lingkungan sekitar mereka, sikap mereka untuk manarik diri dari kerumunan manusia yang bisa menghabiskan energi mereka dalam sekejap bahkan sifat mereka pun bisa berubah drastis jika energi atau socialbutterfly mereka habis.
Introvert memiliki bermacam-macam ciri- cirinya.
1. Energi yang terkuras ketika bertemu banyak orang
Orang introvert tidak mempermasalahkan lingkungan sosialnya, mereka bisa menjadi orang yang aktif jika bertemu dengan orang yang tepat, tetapi bisa juga energi sosialnya cepat habis jika bertemu banyak orang.
Berbeda dengan extrovert semakin ia sering bertemu orang maka semakin besar energi sosialnya.
Oleh karena itu orang introvert lebih suka menyendiri atau menarik diri setelah bertemu banyak orang untuk mengisi kembali energi yang ia telah pakai.
2. Lebih senang menghabiskan waktu sendiri
Kebahagiaan seseorang berbeda-beda dan menghabiskan waktu sendirian merupakan salah satu kebahagiaan orang introvert.
Seorang introvert biasa menghabiskan waktu untuk menyendiri karena ia sedang mengisi kembali energi positif mereka, oleh karena itu tidak jarang kita mendengar orang introvert merupakan orang antisosial dan tidak menyenangkan.
Baca Juga: Pesan Tersembunyi Komunikasi Visual, Bikin Promosi Makin Kenceng, Pahami Terus Cobain, Okee Gass!
Padahal, menyendiri adalah kebahagiaan tersendiri untuk para introvert.
Tetapi bukan berarti mereka akan menyendiri dalam waktu lama, mereka menyendiri untuk mempersiapkan socialbutterfly mereka untuk kegiatan atau berkumpul bersama teman, sahabat, atau keluarga mereka.
3.Memiliki sedikit teman tetapi berkualitas
Memiliki sedikit pertemanan merupakan permasalahan bagi kebanyakan orang. Tetapi tidak untuk seorang introvert.
Mereka cenderung lebih suka memiliki sedikit teman tetapi berkualitas, tidak munafik, dan terbuka satu sama lain.
Dalam pandangannya, percuma memiliki banyak teman jika mereka munafik, tidak menghargai satu sama lain, bahkan meninggalkan teman tersebut.
Orang introvert cenderung lebih suka teman yang bisa mengangkatnya ketika ia dalam kesulitan dalam interaksi sosial.
Atau teman yang selalu membantu ketika kita kesulitan dalam lingkungan baru.
Justru orang seperti ini yang menjaga dan merawat pertemanannya dengan baik.
4. Lebih sadar dengan diri sendiri
Orang introvert biasanya lebih mengenal dirinya sendiri dibandingkan orang lain.
Mereka sudah biasa memikirkan sesuatu sebelum bertindak, mereka biasa belajar sesuatu yang dapat dipahami oleh dirinya sendiri.
5. Belajar dengan cara observasi
Orang introvert lebih suka mempelajari sesuatu terlebih dahulu, seperti mendalami dan juga memahami sebelum mempraktikkan sesuatu.
Baca Juga: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Program Studi Komunikasi
Bahkan mungkin mereka perlu melihat orang terlebih dahulu hingga ia benar-benar yakin kalau ia bisa meniru dan melakukan apa yang dilakukan orang tersebut.
Kepribadian introvert bisa hilang jika dilatih dengan baik.
Pada dasarnya introvert merupakan kepribadian yang tidak kuat berada di kerumunan orang terlalu lama, karena pada dasarnya energi sosial mereka lebih cepat habis.
Jika anda seorang introvert dan ingin membiasakan diri dengan lingkungan sosial, mungkin anda bisa melakukan beberapa hal ini:
1. Perhatikan lingkungan sekitar
Anda bisa memulai sosialisasi anda dalam lingkungan yang dianggap nyaman dan membuat merasa tidak tertekan, seperti di tempat yang lebih sepi ketika anda melakukan komunikasi.
2. Mulai dari kelompok kecil
Anda bisa memulai sosialisasi dari lingkungan yang terdekat dari diri anda.
Mungkin ketika di perkuliahan anda bisa berteman dengan teman sebangku atau teman sekelas terlebih dahulu, sebelum ke satu falkultas atau program studi.
3. Tersenyum dan menyapa
Jika anda ingin memulai bersosialisasi, anda bisa memulai menebarkan senyum dan sapa agar energi positifnya terlihat dan tidak berkesan muram.
4. Berani mengungkapkan pendapat
Berani mengungkapkan pendapat juga sangatlah penting dalam sosialisasi. Karena itu, lingkungan yang tepat akan membantu kamu dalam perubahan.
5. Temukan kesamaan dalam pertemanan
Jika anda memiliki kesamaan yang banyak dalam pertemanan, anda akan merasakan hal-hal yang sama seperti alur cerita hidup anda, kesusahan yang anda rasakan ketika mendapatkan tugas, dan lain-lain.
Begitulah pengertian introvert, ciri-ciri, dan cara menghadapinya.
Memulai pertemanan dengan seorang introvert memang tidaklah mudah.
Namun jika kita sabar dan mau memberikan mereka kesempatan untuk mereka beradaptasi, introvert akan jadi teman yang sangat baik untukmu. ***
Penulis: Arya Rizqi Muhardillah (Mahasiswa Jurusan Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University)




