POJOKSATU.id - Membaca Alquran memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Apalagi di Ramadan 1447 H atau tahun 2026 ini, banyak umat Islam berlomba-lomba khatam dengan tadarus rutin.
Namun bagaimana dengan seorang Muslim yang belum bisa membaca Alquran?
Bagaimana cara meraih pahala dari Alquran ketika dirinya masih belum mampu membacanya?
Tetap Bisa Dapat Pahala dengan Mendengarkan Alquran
Seorang Muslim yang belum bisa membaca Alquran dibolehkan untuk mendengarkan bacaan Alquran.
Baca Juga: Beredar Bocoran dari Gedung Putih, Selasa Pekan Depan Militer AS akan Serang Iran
Rasulullah SAW dalam hadits telah memberi pesan kepada Muslim yang belum bisa membaca Alquran agar mendengarkan bacaan Alquran.
Dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang mendengarkan ayat Alquran maka baginya kebaikan yang berlipat, dan siapa yang belajar satu ayat dari Alquran maka baginya cahaya pada Hari Kiamat."
Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang mendengarkan ayat Alquran yang dibaca maka akan dicatat sebagai kebaikan yang berlipat. Dan siapa yang membacanya maka ia menjadi cahaya pada Hari Kiamat." (HR At Tirmidzi).
Baca Juga: 5 Tips Istiqamah Tadarus hingga Khatam di Ramadan 1447 H 2026, Biar Target Gak Cuma Wacana
Ulama Al-Azhar Kairo Mesir, Syekh Ahmad Omar Hasyim, menjelaskan setiap Muslim diminta untuk diam dan mendengar bacaan Alquran. Karena dengan mendengarkannya akan mendapat rahmat.
Allah SWT berfirman, "Wa idzaa quri'al qur'aanu fastami'uu lahu wa anshituu la'allakum turhamuun." (QS Al A'raf ayat 204)
Artinya: “Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat.”
Rasulullah SAW juga senang mendengar bacaan Alquran. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, suatu ketika beliau SAW meminta Abdullah bin Mas'ud untuk membaca Alquran.
Abdullah bin Mas'ud heran mengapa Nabi SAW meminta dirinya membacakan Alquran, padahal kepada Nabi Muhammad-lah Alquran diturunkan.
Baca Juga: Poltekpin Siap Dibuka 2026, Sekolah Kedinasan Baru Kementerian Hukum Targetkan Terima 200 Mahasiswa
Lalu Nabi SAW bersabda, "Sungguh aku sangat senang mendengarkan Alquran yang dibaca dari orang lain."
Kemudian Abdullah bin Mas'ud membaca Surat An-Nisa hingga sampai pada ayat 41:
"Fa kaifa idzaa ji'naa min kulli ummatin bi syahiidin wa ji'naa bika 'alaa haaulaa'i syahiidaa."
Artinya: "Dan bagaimanakah keadaan orang kafir nanti, jika Kami mendatangkan seorang saksi dari setiap umat dan Kami mendatangkan engkau Muhammad sebagai saksi atas mereka."
Mendengar bacaan tersebut, Rasulullah SAW meminta Abdullah bin Mas'ud menghentikan bacaannya.
Abdullah bin Mas'ud menoleh kepada Nabi SAW dan melihat kedua mata beliau meneteskan air mata.
Dari hadits tersebut jelas bahwa seorang Muslim yang mendengarkan bacaan Alquran pun diganjar pahala yang besar.
Apa Hukum Orang yang Tidak Bisa Membaca Alquran?
Sebagian orang mungkin bertanya-tanya, apakah ada dosa atau konsekuensi bagi mereka yang tidak mampu membaca Alquran?
Jawabannya sederhana dan jelas, tidak ada hukuman atau dosa bagi orang yang memang tidak mampu membaca Alquran.
Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Al-Maidah ayat 6:
"La yukallifullahu nafsan illa wus'ahaa."
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
Hadits dari Abu Hurairah juga menyatakan hal yang sama:
“Allah tidak akan membebani hamba-Nya kecuali sesuai dengan kemampuannya. Oleh karena itu, janganlah kalian memaksakan diri melebihi kemampuan kalian.” (HR Bukhari).
Artinya, Allah SWT tidak membebankan seseorang dengan apa yang melebihi kemampuannya, termasuk dalam hal membaca Alquran.
Allah lebih mengutamakan kualitas hati dan amal seseorang dibandingkan kemampuan fisik dalam membaca Alquran.
Cara Meningkatkan Kemampuan Membaca Alquran
Bagi yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Alquran, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan mempelajari ilmu tajwid dan mengikuti kelas atau bimbingan membaca Alquran.
Selain itu, menghafal surat-surat pendek dalam Alquran juga bisa menjadi langkah awal yang baik dalam mempelajari kitab suci ini.
Jangan lupa bahwa Alquran bukan hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga memahami makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.
Mempelajari tafsir Alquran dan hadits Nabi dapat membantu memahami isi kitab suci dengan lebih mendalam.
Dalam Islam, setiap amal dinilai berdasarkan niat dan usaha yang dilakukan.
Tidak perlu merasa minder atau berkecil hati jika belum mampu membaca Alquran dengan lancar. Allah SWT pasti memperhitungkan niat dan upaya yang dilakukan untuk mempelajari dan memahami kitab suci-Nya. ***




