POJOKSATU.id - Iga sapi menjadi salah satu bagian daging yang paling digemari untuk berbagai hidangan khas Indonesia.
Mulai dari sop iga, iga bakar, hingga pindang iga selalu berhasil menggugah selera dengan kuah gurih dan tekstur daging yang lembut.
Namun, mengolah iga sapi ternyata tidak selalu mudah. Jika teknik memasaknya kurang tepat, tekstur daging bisa terasa alot dan muncul aroma prengus yang cukup mengganggu saat disantap.
Kanal YouTube Dian Resep membagikan trik sederhana mengolah iga sapi agar lebih empuk dan bebas bau tidak sedap.
Menariknya, cara ini memanfaatkan bahan alami yang cukup mudah ditemukan, yaitu daun jambu biji.
Berikut langkah-langkah mengolah iga sapi agar empuk dan lezat yang dirangkum pada Senin, 28 Oktober 2024.
Pilih Iga Sapi yang Masih Segar
Langkah pertama tentu dimulai dari pemilihan daging. Dian menyarankan menggunakan iga sapi yang masih segar agar hasil masakan lebih maksimal.
Baca Juga: Siap-Siap! CPNS 2026 Diprediksi Buka Hingga Ratusan Ribu Formasi
Menurutnya, iga sapi sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum dipotong karena dapat memengaruhi rasa asli daging.
“Pastikan iga sapi yang diolah masih dalam keadaan segar. Tanpa perlu dicuci dulu, potong-potong iga sapi sesuai selera,” ujar Dian.
Cara ini membantu menjaga cita rasa alami daging sekaligus menghindari pencucian berlebihan yang bisa membuat tekstur berubah.
Baca Juga: Taspen Buka Suara Soal Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026, Ini Aturan Potongannya
Rebus dengan Daun Jambu Biji
Setelah dipotong, iga sapi direbus dalam air mendidih bersama daun jambu biji.
Dian menggunakan sekitar sembilan lembar daun jambu biji untuk satu kilogram iga sapi.
“Untuk 1 kg iga sapi aku pakai 9 lembar daun jambu biji. Ini fungsinya biar iga sapi cepat empuk dan hilang bau prengusnya,” jelasnya.
Baca Juga: Peran Krusial Keluarga dan Pendidik sebagai Pengawas Teknologi di Lingkungan Sekolah
Daun jambu biji dipercaya mampu membantu menyerap aroma tidak sedap pada daging sekaligus membantu membuat tekstur iga menjadi lebih lembut.
Rebus hingga Kotoran Terangkat
Selama proses perebusan, kotoran dan sisa lemak pada iga akan mulai mengapung ke permukaan air.
Cara ini dinilai efektif membersihkan daging tanpa perlu mencucinya terlalu lama sebelum dimasak.
Setelah semua kotoran terangkat, iga sapi ditiriskan satu per satu lalu air rebusannya dibuang.
Bilas dengan Air Mengalir
Setelah perebusan pertama selesai, iga sapi kemudian dibilas menggunakan air mengalir agar sisa kotoran benar-benar hilang.
“Jadinya udah bersih gini ya,” lanjut Dian dalam videonya.
Tahap ini membuat iga siap dimasak kembali tanpa meninggalkan aroma prengus yang mengganggu.
Baca Juga: Kabar Gembira Guru! TPG Mei 2026 Siap Dicairkan, Nominalnya Mengacu Aturan Terbaru
Gunakan Metode Rebus 5-30-7
Setelah bersih, Dian menggunakan metode perebusan 5-30-7 agar iga cepat empuk tanpa harus direbus terlalu lama.
Caranya dimulai dengan merebus iga selama lima menit. Setelah itu api dimatikan dan daging didiamkan selama 30 menit dalam panci tertutup.
Kemudian rebus kembali selama tujuh menit hingga tekstur daging menjadi lembut.
“Teksturnya benar-benar empuk dan nggak bau prengus lagi,” ujarnya.
Metode ini membuat proses memasak lebih hemat gas sekaligus membantu menjaga tekstur daging tetap juicy.
Baca Juga: Bukit Shafa dan Marwah, Jejak Perjuangan Siti Hajar yang Menjadi Rukun Haji dan Umrah
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengolah Iga Sapi
Perebusan lebih dari satu kali ternyata membantu mengurangi lemak dan kotoran yang masih menempel pada iga sapi.
Karena itu, daging menjadi lebih bersih dan kuah masakan terasa lebih segar.
Selain daun jambu biji, bahan lain seperti jahe atau daun salam juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi aroma prengus pada daging sapi.
Dengan metode 5-30-7, waktu memasak iga sapi biasanya hanya membutuhkan sekitar 45 hingga 50 menit termasuk proses persiapan bahan. ***




