POJOKSATU.id - Baking soda tengah viral di media sosial karena diklaim bisa menjadi skincare alami yang membuat wajah cerah.

Tren ini ramai dibagikan, terutama di TikTok, dengan berbagai tutorial mencampurkan baking soda dan air lalu mengoleskannya ke wajah.

Namun di balik klaim tersebut, para ahli dermatologi justru mengingatkan adanya risiko serius bagi kesehatan kulit.

Baking soda yang sejatinya dikenal sebagai bahan dapur dinilai tidak aman digunakan sebagai perawatan wajah.

Baca Juga: 7 Bangunan Ikonik di Arab Saudi dengan sitektur Terbaik Ardan Mendunia

Banyak pengguna mengaku merasakan efek cerah sesaat setelah menggunakan baking soda.

Akan tetapi, efek tersebut bukanlah tanda perbaikan kulit, melainkan reaksi sementara akibat terganggunya lapisan pelindung kulit.

Dermatolog dari George Washington University, Pooja Sodha, menegaskan bahwa bukti ilmiah mengenai manfaat baking soda untuk kulit sangat minim.

Menurutnya, tidak ada perubahan nyata pada lapisan kulit yang lebih dalam meski sebagian orang merasa wajahnya tampak lebih cerah.

Salah satu bahaya utama penggunaan baking soda adalah terganggunya keseimbangan pH kulit.

Baca Juga: Menkes Kena Semprot DPR Soal BPJS PBI Dinonaktifkan, Wajar Rakyat Marah, Data Pemerintah Tak Sinkron

Kulit manusia memiliki pH alami yang sedikit asam untuk menjaga kelembapan dan melindungi dari bakteri.

Baking soda yang bersifat alkali dapat merusak fungsi alami tersebut.

Selain itu, penggunaan baking soda juga berisiko menimbulkan iritasi dan sensitivitas.

Kulit bisa menjadi kering, terasa ketat, kemerahan, bersisik, hingga lebih sensitif jika digunakan berulang kali.

Dalam beberapa kasus, baking soda justru memperparah jerawat.

Hal ini terjadi karena skin barrier rusak, sehingga bakteri lebih mudah masuk dan memicu peradangan yang lebih parah.

Baca Juga: Mahasiswa KKN IPB University Inisiasi Program SedaBon, Dorong Nilai Tambah Ikan Lokal Desa

Bahaya lain yang tak kalah serius adalah potensi kerusakan jangka panjang.

Pemakaian baking soda secara terus-menerus dapat menyebabkan kulit kehilangan lapisan pelindungnya, memicu sensitivitas kronis, munculnya luka kecil, hingga bercak gelap yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Bagi yang sudah terlanjur mencoba tren viral baking soda dan mengalami keluhan pada kulit, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Pertama, hentikan penggunaan baking soda segera. Kedua, fokus menggunakan produk yang bersifat menenangkan seperti ceramide, squalane, atau panthenol untuk membantu pemulihan kulit.

Langkah berikutnya, hindari sementara eksfoliasi atau penggunaan active ingredients yang keras.

Baca Juga: Dari Cianjur ke Senayan, Tiga Dekade Suara Pengabdian Ini Tak Terdengar, Guru Madrasah Swasta Tagih Keadilan Negara

Jika peradangan tidak kunjung membaik, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Tren viral di media sosial memang kerap menggoda untuk dicoba, termasuk dalam urusan skincare.

Namun, kesehatan kulit bukan soal coba-coba. Memilih perawatan atau skincare yang aman dan berbasis saran ahli jauh lebih bijak demi menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang. ***