POJOKSATU.id — Menempatkan kompor di dapur ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan.
Selain mempertimbangkan kenyamanan saat memasak, posisi kompor juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko kebakaran, kebocoran gas, maupun kerusakan pada perabot dapur.
Kompor sebaiknya diletakkan di area yang memiliki sirkulasi udara cukup.
Dapur idealnya dilengkapi jendela, ventilasi, atau exhaust fan sehingga panas dan hasil pembakaran dapat keluar dengan baik.
Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Timur Tengah Utara Jadi Tersangka Terkait Kematian Dokter Icha
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan kompor berada jauh dari benda-benda yang mudah terbakar.
Tirai, tisu, kain lap, kardus, plastik, hingga sejumlah perabot tertentu sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan sumber api.
Pengguna juga perlu memperhatikan posisi kompor terhadap kabinet.
Sebaiknya kompor tidak ditempatkan tepat di bawah lemari karena panas dari api dapat memengaruhi bagian bawah kabinet.
Jika dapur menggunakan kabinet atas, jaraknya perlu disesuaikan dengan ketentuan keamanan dari produsen kompor.
Baca Juga: 10 Inspirasi Model Gamis untuk Pengajian Maulid Nabi, Anggun, Syari, dan Tetap Nyaman
Permukaan tempat meletakkan kompor juga harus kokoh dan rata.
Kompor yang mudah bergeser atau tidak stabil dapat meningkatkan risiko peralatan masak jatuh maupun makanan panas tumpah ketika digunakan.
Jarak kompor dari dinding juga perlu diperhatikan.
Jangan menempelkan kompor langsung ke dinding karena panas dapat merusak permukaan dinding sekaligus mengurangi ruang sirkulasi udara di sekitar kompor.
Bagi rumah yang menggunakan kompor LPG, posisi tabung gas menjadi bagian yang harus diperhatikan.
Baca Juga: DigiSkillBadge Resmi Diluncurkan Kemendikdasmen, Siswa SMK Bisa Bangun Portofolio Sejak Kelas 10
Tabung sebaiknya berada dalam posisi tegak, ditempatkan di area dengan sirkulasi udara baik, serta tidak berdekatan dengan sumber panas.
Selang dan regulator LPG juga harus dijauhkan dari panas kompor.
Selang tidak boleh melewati bagian atas kompor atau berada terlalu dekat dengan api karena panas dapat memengaruhi kondisi selang.
Area di sekitar kompor sebaiknya tidak dipenuhi barang.
Selain membuat aktivitas memasak menjadi lebih nyaman, ruang yang cukup di sekitar kompor dapat membantu mengurangi kemungkinan benda-benda di dekatnya terkena panas atau api.
Baca Juga: Latihan Soal Final OSN 2026 IPS SMP Sederajat, Lengkap Jawaban dan Pembahasan, Berani Coba?
Kompor juga sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan sumber air seperti wastafel.
Percikan air dapat mengganggu proses memasak dan pada kompor tertentu dapat berisiko mengenai komponen yang membutuhkan perlindungan dari air.
Sebagai langkah tambahan, penghuni rumah dapat menyediakan alat pemadam api yang sesuai untuk kondisi dapur.
Jika terjadi kebakaran akibat minyak atau lemak, jangan menyiramnya menggunakan air karena tindakan tersebut justru dapat membuat api menyebar.
Baca Juga: AZKO gelar Health Expo dorong masyarakat terapkan pola hidup aktif
Dengan demikian, posisi kompor yang aman bukan hanya soal lokasi yang nyaman untuk memasak.
Kompor perlu ditempatkan pada permukaan yang stabil, memiliki ventilasi yang baik, serta dijauhkan dari bahan mudah terbakar, sumber air, dinding, dan perabot yang mudah rusak akibat panas.
Khusus untuk penggunaan LPG, kondisi tabung, regulator, dan selang juga perlu diperiksa secara berkala agar kegiatan memasak di rumah tetap aman.***




