POJOKSATU.id — Mata minus atau miopia menjadi salah satu gangguan penglihatan yang paling umum dialami banyak orang, terutama di era penggunaan gadget yang tinggi seperti sekarang.
Kondisi ini membuat penderitanya kesulitan melihat objek yang jauh dengan jelas.
Secara medis, mata minus terjadi karena bentuk bola mata yang terlalu panjang atau kelengkungan kornea yang terlalu kuat, sehingga cahaya tidak jatuh tepat di retina. Akibatnya, penglihatan menjadi buram saat melihat jarak jauh.
Baca Juga: BBW Jakarta 2026 Resmi Hadir 24 Jam Nonstop di ICE BSD, Surga Buku Diskon Besar Kembali Dibuka!
Lalu, apakah mata minus bisa disembuhkan?
Secara umum, mata minus tidak bisa sembuh secara alami atau kembali seperti semula tanpa bantuan medis.
Namun, kondisi ini bisa dikoreksi agar penglihatan kembali jelas.
Cara yang paling umum digunakan adalah dengan memakai kacamata atau lensa kontak.
Baca Juga: BMKG Ungkap Awan Cumulonimbus Bergeser ke Laut, Tanda Cuaca Ekstrem Masih Aktif
Alat ini membantu mengarahkan cahaya agar jatuh tepat di retina sehingga penglihatan menjadi normal saat digunakan.
Selain itu, ada juga prosedur medis seperti operasi refraktif, misalnya LASIK, PRK, atau SMILE.
Tindakan ini dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kebutuhan kacamata pada sebagian orang, tetapi tidak semua pasien cocok untuk menjalani prosedur tersebut.
Baca Juga: Ingin Jadi Dosen? Telkom University Buka Lowongan 2026, Ini Persyaratannya!
Meski begitu, penting dipahami bahwa operasi bukan “menyembuhkan” mata minus secara permanen dalam arti mengubah penyebab dasarnya, melainkan mengoreksi bentuk kornea agar penglihatan menjadi lebih baik.
Sementara itu, berbagai metode alami seperti senam mata atau konsumsi makanan tertentu tidak dapat menghilangkan minus, meskipun tetap bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata secara keseluruhan.
Agar kondisi mata tidak semakin memburuk, ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan, seperti mengurangi waktu menatap layar, menjaga jarak pandang saat membaca, serta menerapkan aturan istirahat mata secara berkala.
Dengan perawatan yang tepat, mata minus bisa dikendalikan sehingga tidak bertambah parah, meskipun tidak bisa benar-benar hilang secara alami.***




