POJOKSATU.id - Belakangan ini, istilah plenger tengah viral di berbagai media sosial, terutama di TikTok dan kolom komentar konten-konten populer.

Banyak anak muda menggunakan kata ini untuk menggambarkan seseorang dengan tingkah laku yang random, tidak biasa, atau terlihat “nggak jelas”, namun justru mencuri perhatian dan memancing reaksi warganet.

Meski sering dipakai, tidak sedikit pula yang bertanya-tanya mengenai arti sebenarnya dari kata plenger serta dari mana asal-usulnya.

Baca Juga: Bukan Korporasi Besar! UMKM Ternyata Menyumbang Lebih dari 60 Persen PDB Indonesia

Nah, biar tidak salah paham, berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Plenger?
Secara resmi, kata plenger tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Istilah ini termasuk kategori bahasa gaul atau slang yang berkembang di media sosial.

Dalam penggunaan yang paling umum, plenger dipakai untuk menggambarkan seseorang yang tingkah lakunya dianggap aneh, random, atau tidak terduga.

Baca Juga: Tak Mampu Qadha Tapi Masih Punya Hutang Puasa Jelang Ramadhan 2026? Ini Solusinya Sesuai Syariat

Biasanya kata ini muncul untuk mengomentari konten lucu, absurd, atau perilaku yang terlihat “nggak jelas”, namun dalam konteks bercanda dan tidak serius.

Menariknya, makna plenger terus berkembang dan tidak hanya terpaku pada satu arti.

Dalam bahasa gaul, plenger bisa digunakan dalam beberapa konteks.

Baca Juga: Flashback Rekrutmen Bersama BUMN 2025, Ini Jadwal Lengkap yang Bisa Jadi Acuan Daftar 2026

Pertama, untuk menggambarkan tingkah laku yang random atau linglung, seperti bengong, bingung, atau bertindak di luar kebiasaan.

Kedua, sebagai sebutan untuk orang yang totalitas atau all-out, terutama dalam menekuni hobi, minat, atau bidang tertentu.

Ketiga, sebagai bentuk apresiasi, bukan hinaan, terhadap seseorang yang menunjukkan dedikasi tinggi dan antusiasme berlebihan.

Baca Juga: Polda Jabar Benarkan Tangkap Warga Purwakarta Kaitan Narkoba, Ternyata Seorang Kepala Desa di Kecamatan Bungursari

Contoh penggunaan kata plenger bisa dijumpai dalam kalimat seperti, “Kelakuannya makin plenger pas lagi nongkrong rame-rame” atau “Dia sudah plenger sama dunia fotografi, tiap weekend pasti hunting foto.”

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa kata plenger bisa dipakai sebagai candaan santai, namun juga dapat bermakna positif untuk menggambarkan ketertarikan dan totalitas seseorang terhadap suatu hal.

Asal Mula Kata Plenger
Kata “plenger” pertama kali menjadi perbincangan luas setelah dilontarkan oleh Dono, salah satu talent di akun TikTok @BANGDO7.

Baca Juga: Australia Awards Scholarships 2027 Masih Dibuka, Ini Panduan Lengkap Pendaftaran dan Persyaratannya

Dalam sebuah video yang diunggah pada 29 Februari 2024, Dono diminta untuk menilai wajah seorang pengguna TikTok bernama Yoga atau yang akrab disapa Agoy.

Saat ditanya nama yang cocok untuk wajah tersebut, Dono menjawab spontan, “Plenger, Bang”. Ucapan singkat ini langsung menarik perhatian netizen dan ramai digunakan ulang di berbagai platform.

Rasa penasaran publik membuat Dono kemudian menjelaskan asal-usul kata ini melalui video lanjutan pada 8 Maret 2024.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Aceh Utara Hanya Rp200 Ribu Padahal UMP Jutaan

Ia mengungkapkan bahwa istilah tersebut terinspirasi dari seorang anak kecil di lingkungan rumahnya yang memiliki sifat slengean, kurang fokus, dan berbeda dari anak-anak pada umumnya.

Dari situlah kata plenger lahir dan menyebar luas di media sosial.

Baca Juga: Aktivasi Rekening Bantuan Insentif dan BSU Guru Diperpanjang hingga 30 Juni 2026, Ini Rinciannya

Fenomena plenger menunjukkan bagaimana kreativitas anak muda mampu melahirkan kosakata baru yang hidup dan dinamis.

Di balik kesan nyeleneh, kata ini justru merefleksikan semangat berekspresi yang bebas, jujur, dan penuh warna di era digital.***