POJOKSATU.id — Performative male adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan laki-laki yang menampilkan perilaku, minat, atau nilai tertentu dengan tujuan utama mendapatkan pengakuan, pujian, atau membangun citra tertentu di mata orang lain.
Perilaku tersebut dianggap bukan berasal dari keyakinan atau kebiasaan yang benar-benar dimiliki, melainkan lebih sebagai cara untuk menciptakan kesan tertentu.
Istilah performative berasal dari kata “performative” yang memiliki makna sesuatu yang dilakukan sebagai bentuk pertunjukan atau upaya membangun persepsi.
Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Pisang dan Ide Olahan Lezat Sesuai Karakter Rasanya
Dalam konteks media sosial, istilah performative male sering digunakan untuk mengkritik laki-laki yang dianggap hanya menunjukkan sikap tertentu agar terlihat lebih baik, lebih peduli, atau lebih sesuai dengan nilai yang sedang dianggap positif oleh masyarakat.
Contohnya, seorang pria yang sering mengunggah konten tentang menghargai perempuan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari justru menunjukkan perilaku yang bertentangan dengan nilai tersebut.
Contoh lain adalah seseorang yang tiba-tiba menunjukkan kepedulian terhadap isu sosial tertentu hanya karena topik tersebut sedang ramai diperbincangkan dan dapat meningkatkan citra dirinya.
Baca Juga: Pisang Ambon Ternyata Kaya Manfaat, Ini Kandungan Nutrisi dan Khasiatnya bagi Tubuh
Ada pula pria yang sengaja membangun gambaran sebagai sosok yang “berbeda dari laki-laki lain” agar terlihat lebih menarik atau mendapat perhatian dari orang lain.
Meski begitu, tidak semua laki-laki yang menunjukkan sikap positif dapat disebut sebagai performative male.
Seseorang yang membicarakan isu sosial, menunjukkan kepedulian, atau berusaha memperbaiki perilakunya belum tentu melakukan hal tersebut hanya untuk pencitraan.
Istilah ini biasanya digunakan ketika muncul anggapan bahwa tindakan seseorang lebih berorientasi pada membangun citra diri dibandingkan mencerminkan nilai atau prinsip yang benar-benar diyakini.
Di media sosial, istilah performative male juga sering dikaitkan dengan konsep performative activism, yaitu kondisi ketika seseorang terlihat mendukung suatu gerakan atau nilai tertentu secara terbuka, tetapi dukungan tersebut tidak selalu diikuti dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, istilah ini lebih banyak digunakan untuk membahas perbedaan antara sikap yang ditampilkan di depan publik dan perilaku seseorang ketika tidak sedang mendapatkan perhatian.***




