POJOKSATU.id - Ngabuburit menjadi salah satu tradisi khas masyarakat Indonesia saat bulan Ramadan.
Istilah ini merujuk pada berbagai aktivitas yang dilakukan untuk mengisi waktu sore sambil menunggu azan magrib berkumandang sebagai penanda waktu berbuka puasa.
Berdasarkan Kamus Bahasa Sunda terbitan Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata ngabuburit berasal dari kata burit yang berarti sore hari.
Dalam bahasa Sunda, ngabuburit merupakan lakuran dari frasa ngalantung ngadagoan burit, yang bermakna bersantai sambil menunggu waktu sore.
Di daerah lain, istilah serupa juga dikenal dengan sebutan berbeda.
Dalam bahasa Minang dikenal istilah malengah puaso, yakni kegiatan untuk mengalihkan rasa lapar dan haus selama berpuasa.
Masyarakat Madura menyebutnya nyaré malem atau nyaré bhuka’an yang berarti mencari malam atau mencari bukaan, sedangkan dalam bahasa Banjar dikenal istilah basambang yang bermakna jalan-jalan saat senja.
Dari berbagai sebutan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ngabuburit adalah aktivitas menunggu waktu berbuka puasa yang umumnya dilakukan antara pukul 15.30 hingga 17.30, menyesuaikan waktu azan magrib di masing-masing daerah.
Baca Juga: Tips Mendidik Anak Tanpa Luka Pengasuhan, Kunci Membentuk Generasi Berkarakter
Sejak dulu, ngabuburit telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Pada masa lampau, warga di perkampungan mengisi waktu sore dengan menganyam tikar, bercengkerama dengan keluarga, hingga tadarus Al-Qur’an di surau.
Seiring perkembangan zaman, kegiatan ngabuburit pun semakin beragam, mulai dari nongkrong di kafe, berburu takjil, hingga mengikuti berbagai aktivitas kreatif.
Berikut 20 ide kegiatan ngabuburit seru dan produktif yang bisa dicoba.
1. Berbelanja kebutuhan berbuka seperti takjil, bahan makanan, atau kebutuhan rumah tangga.
2. Olahraga ringan menjelang berbuka untuk menjaga kebugaran tubuh.
3. Membaca buku favorit atau membeli buku baru sebagai teman menunggu magrib.
4. Merapikan dan membersihkan rumah agar suasana lebih nyaman saat berbuka.
5. Maraton film atau serial untuk mengisi waktu luang.
6. Bersantai di pantai bagi yang tinggal di wilayah pesisir.
7. Berburu takjil di pasar kaget Ramadan.
8. Membuat takjil atau masakan berbuka sendiri di rumah.
9. Mencoba kreasi resep minuman segar.
10. Bermain layangan di area yang aman.
Baca Juga: Kabar Baik! Guru Honorer Berpeluang Dapat Insentif Rp400 Ribu per Bulan, Ini Syarat Lengkapnya
11. Bersepeda santai menjelang berbuka dengan tetap memperhatikan keselamatan.
12. Berkebun dan merawat tanaman di rumah.
13. Creative time seperti membuat kartu ucapan atau prakarya.
14. Melakukan perawatan diri di rumah.
15. Jalan-jalan sore di sekitar lingkungan atau alun-alun kota.
16. Mengikuti kultum Ramadan.
17. Mengikuti pengajian.
18. Membaca dan tadarus Al-Qur’an.
19. Melihat matahari terbenam di spot favorit.
20. Mengikuti walking tour, baik langsung maupun virtual.
Baca Juga: Kesaksian Warga Sekitar Pabrik Sandal Swallow Medan, Api Membesar dari Belakang Disertai Ledakan
Dengan banyaknya pilihan aktivitas, ngabuburit tak hanya menjadi tradisi menunggu waktu berbuka, tetapi juga momen untuk mengisi hari dengan hal-hal positif dan bermakna.
Semoga Ramadan kali ini menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak kebaikan dan mempererat kebersamaan. ***




