Anda Punya 5 Uang Lama Ini? Rejeki Nomplok Dihargai sampai Rp 30 Juta!


POJOKSATU.id - Bagi Anda yang gemar mengoleksi uang lama atau masih menyimpan uang kuno, siap-siap saja menerima rejeki nomplok.

Karena itu, jangan pula sembarangan menjual uang lama milik Anda itu dengan harga yang tidak sepadan.

Pasalnya, di dalam uang lama itu terdapat kisah dan sejarah perjalanan panjang yang tak ternilai harganya.

Bagi para penggemar dan kolektor, uang lama atau uang kuno itu merupakan buruan.

Uang zaman perjuangan kemerdekaan misalnya.

Terdapat nilai historis yang sangt berharga di dalamnya.

BACA JUGA: Uniknya Bentuk Iklan Peradaban Zaman Kuno, Part 1: Iklan Rumah Bordil 

Anda tentu tidak bisa membayangkan tangan siapa saja yang pernah memegang uang tersebut.

Atau, Anda juga tidak tahu dari dan sampai mana saja uang itu sampai akhirnya ada di tangan Anda, bukan?

Dari sekian uang lama atau uang kuno itu, ada beberapa di antaranya yang dihargai sampai puluhan juta rupiah, loh.

Uang apa saja?

Berikut ini 5 uang lama yang memiliki nilai jual tinggi.

 

1. Uang kertas seri Bank Indonesia


Untuk uang lama pertama yang bernilai sejarah yang satu ini dipastikan masih banyak yang memiliki.

Yakni uang kertas yang dikeluarkan Bank Indonesia setelah tahun 1965.

BACA JUGA: Mengenal 4 Pasar Tradisional Yogyakarta yang Paling Hits

Denominasinya pun beragam. Mulai dari Rp100, Rp500, Rp1.000 dan seterusnya.

Uang lama ini juga cukup banyak dijumpai di pasar internasional.

Akan tetapi harganya masih tergolong cukup murah, yakni antara Rp1.000 sampai Rp20.000.

 

2. Uang kertas masa Soekarno oleh Oei Tiong Ham


Nah, untuk uang lama yang satu ini sudah memiliki harga jual tinggi.

Oei Tiong Ham adalah seorang pengusaha Tionghoa yang cukup terkenal di masa pemerintahan Soekarno.

Saat itu, ia mengeluarkan uang dengan denominasi antara 1 sen, 5 sen, 10 sen dan 50 sen.

Meski denominasinya cukup kecil, tapi jangan salah, uang seri ini memiliki harga pasar cukup tinggi loh.

Uang kertas seri ini bisa memiliki harga pasaran mencapai Rp12 juta.

 

3. Uang Kertas seri Republik Indonesia


Masih di masa pemerintahan Soekarno, saat ini negara mengeluarkan uang kertas seri Republik Indonesia.

Uang kertas ini dikeluarkan di masa awal-awal setelah Indonesia merdeka.

BACA JUGA; 10 Ramalan Jayabaya yang Dipercaya Sudah Terjadi, Benarkah Perang Dunia III akan Pecah? 

Beberapa denominasinya terdiri dari Rp100, Rp500, Rp1.000 dan Rp5.000.

Soal harga, jangan ditanya lagi. Harga pasarannya sudah mencapai belasan juta rupiah.

Untuk kisaran harga jual di pasaran, uang kerta seri ini bisa mencapai sampai dengan Rp15 juta per lembarnya!

 

4. Uang kertas seri De Javasche Bank (DJB)


Semakin mundur ke belakang, ada lagi uang kertas seri De Javache Bank.

Ini adalah seri uang kertas yang dikeluarkan Bank Sentral Belanda untuk Indonesia di masa kolonial.

Tapi ada beberapa denominasi yang paling banyak dicari untuk seri ini.

Diantaranya 1 gulden, 2,5 gulden, 10 gulden, 25 gulden, dan 100 gulden.

Di pasaran, uang lama seri ini dibanderol senilai Rp300.000 sampai dengan Rp15.000.000.

 

5. Uang kertas seri Nederlandsch-Indische (NICA)


Uang kertas lama atau kuno terakhir yang memiliki nilai jual tinggi adalah uang kertas seri Nederlandsch-Indische (NICA).

Uang ini dikeluarkan pemerintah Hindia Belanda di Indonesia pada saat masa pendudukan Jepang.

BACA JUGA: Sederet Ritual Permainan Paranormal Paling Menyeramkan, Berani Coba? 

Ada beberapa denominasi yang paling banyak dicari.

Diantaranya 1 gulden, 5 gulden, 10 gulden, 100 gulden, smapai 1000 gulden.

Di pasaran, paling murah, uang kertas lama ini dihargai Rp300.000.

Sedangkan yang tertinggi dihargai sampai dengan Rp30 juta!

 

Nah, kini Anda sudah tahu uang lama kertas yang banyak dicari dan memiliki harga jual tinggi.

Sebagai catatan, harga yang tertera di atas merupakan estimasi saja.

Sementara harga asli sangat tergantung pada kondisi, kelangkaan dan permintaan pasar atau juga siapa yang akan membeli uang lama tersebut.

Hal lain yang perlu diingat adalah jangan sembarangan dan langsung percaya begitu saja ketika disodorkan uang-uang kertas lama tersebut.

Ada baiknya dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh mereka yang benar-benar ahli dalam hal ini. (Guruh/Pojoksatu)