POJOKSATU.ID- Banyak anak muda bahkan anak-anak yang rentan menderita penyakit gagal ginjal hingga diharuskan rutin cuci darah.

Hal tersebut tak lepas dari gaya hidup yang kurang memperhatikan kesehatan.

Anak muda atau anak-anak lebih senang makan makanan instan atau fast food, minuman berkadar gula tinggi dan malas berolahraga.

Salah satu perawatan yang rutin dilakukan oleh penderita gagal ginjal adalah hemodialisis atau cuci darah.

Cuci darah ini melibatkan pembersihan darah dari sisa metabolisme dan cairan berlebih dengan bantuan mesin hemodialisa dan ginjal buatan.

Baca Juga: Soal Sosok T Dibalik PraktikJudi Online, Bareskrim Polri Bakal Panggil Ketua BP2MI Benny Ramdhani

Agar terhindar dari hemodialisis, maka masyarakat perlu mencegah terjadinya penyakit ginjal.

Dikutip dari laman Healthline, berikut cara-cara mencegah penyakit ginjal yakni:

1. Menjaga Aktivitas Fisik
Salah satu menjaga Aktivitas fisik adalah dengan berolahraga.

Olahraga teratur dapat menurunkan tekanan dan meningkatkan kesehatan jantung, yang keduanya penting untuk mencegah kerusakan ginjal.

2. Menjaga Kadar Gula Darah
Gula darah tinggi yang dapat mengalami kerusakan ginjal. Ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah, ginjal dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyaring darah.

Jika terus-menerus bekerja keras selama bertahun-tahun, hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa.

Baca Juga: Harga Tiket Gokart Indoor Dirft.Inc di Bandung: Anak-anak dan Dewasa, Weekday dan Weekend, Bisa untuk Ultah atau Sesi Private

3. Menjaga Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Jika tekanan darah tinggi terjadi bersamaan dengan masalah kesehatan lain seperti diabetes, penyakit jantung , atau kolesterol tinggi, dampak bagi tubuh bisa signifikan.

4. Makanan Bergizi dan Menjaga Berat Badan
Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko mengalami sejumlah kondisi kesehatan yang dapat merusak ginjal. Kondisi tersebut meliputi diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

Pola makan seimbang yang rendah sodium, daging olahan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan ginjal.

Konsumsilah bahan-bahan segar yang rendah sodium, seperti kembang kol, blueberry, ikan, biji-bijian utuh.

Baca Juga: Jangan Sampai Kelewatan! Dieng Culture Festival Bakal Menyala di Tanggal 23-25 Agustus 2024, Simak Agenda Unggulannya

5. Menjaga Asupan Air
Air membantu membersihkan natrium dan racun dari ginjal. Air juga menurunkan risiko penyakit ginjal kronis.

Usahakan untuk minum setidaknya 1,5 hingga 2 liter dalam sehari. Jumlah air yang dibutuhkan sangat bergantung pada kesehatan dan gaya hidup.

6. Tidak Merokok
Merokok dapat merusak pembuluh darah karena aliran darah melambat ke seluruh tubuh dan ke ginjal.

Merokok juga meningkatkan risiko kanker pada ginjal. Jika Anda merokok dan berhenti merokok, risiko Anda akan menurun.

Baca Juga: Anggota DPR Ujang Iskandar Ditetapkan Tersangka Korupsi, Kejagung : Tersangka Langsung Ditahan di Rutan Salemba

7. Hindari Obat-obatan yang Dijual Bebas
Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), termasuk ibuprofen dan naproxen dapat merusak ginjal jika Anda mengonsumsinya secara rutin.

Lebih baik, konsultasi dengan dokter tentang pengobatan yang aman untuk ginjal jika sedang mengatasi rasa sakit.

8. Kenali Faktor Risiko Penyakit Ginjal
Jika Anda berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, sebaiknya jalani tes fungsi ginjal secara teratur.

Tes fungsi ginjal secara teratur merupakan cara yang baik untuk mengetahui kesehatan ginjal.

Mengetahui kerusakan lebih awal dapat membantu memperlambat atau mencegah kerusakan di masa mendatang.  ***