POJOKSATU.id - Ketupat menjadi salah satu hidangan yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. 

Makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini hampir selalu hadir di meja makan saat Hari Raya Idul Fitri.

Namun ternyata, ketupat tidak hanya hadir dalam satu bentuk atau satu jenis saja. 

Di berbagai daerah di Indonesia, ketupat diolah dengan cara berbeda dan dipadukan dengan lauk khas yang mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara.

Keunikan inilah yang membuat hidangan ketupat selalu menarik untuk dicoba setiap tahun, termasuk saat menyambut Lebaran 2026.

Berikut beberapa jenis ketupat khas dari berbagai daerah di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi hidangan Lebaran di rumah.

1. Ketupat Bareh dari Sumatera Barat

Ketupat bareh merupakan salah satu ketupat khas Minangkabau yang banyak dijumpai di wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dari ketupat pada umumnya, ketupat ini dimasak menggunakan santan sehingga menghasilkan rasa gurih yang lebih kuat. 

Ketupat bareh biasanya disajikan bersama sayur asam padeh ikan serta sambal kelapa khas Minang.

2. Ketupat Sipulut

Masih dari Sumatera Barat, ada pula ketupat sipulut yang juga dikenal sebagai ketupat pulut.

Ketupat ini disajikan dengan lapisan santan kental yang menambah cita rasa gurih. Ketupat sipulut dapat dinikmati dengan berbagai hidangan, mulai dari tape ketan hitam hingga rendang.

3. Ketupat Katan

Ketupat katan merupakan ketupat yang dibuat dari beras ketan. Hidangan ini banyak dijumpai di daerah Kapau, Sumatera Barat.

Ukurannya biasanya lebih kecil dibanding ketupat biasa. Ketupat katan sering disajikan sebagai hidangan penutup karena rasanya gurih dan teksturnya lebih padat.

Meski begitu, ketupat katan juga bisa dipadukan dengan gulai atau rendang.

4. Ketupat Palas

Ketupat palas dikenal luas di wilayah Sumatera dan juga beberapa daerah di Malaysia.

Berbeda dengan ketupat biasa yang menggunakan daun kelapa, ketupat palas dibungkus dengan daun palas atau daun palem. Bentuknya pun unik, yaitu segitiga memanjang.

Ketupat ini dibuat dari beras ketan dan biasanya dinikmati bersama rendang atau sirup gula merah sebagai hidangan manis.

5. Kupat Glabed dari Tegal

Dari Jawa Tengah, tepatnya Tegal, ada hidangan khas bernama kupat glabed.

Kupat glabed disajikan dengan kuah kuning kental yang gurih. Ketupat yang telah dipotong-potong biasanya diberi tambahan tempe goreng lalu disiram kuah glabed.

Sebagai pelengkap, hidangan ini sering ditaburi kerupuk mie dan bawang goreng.

6. Ketupat Blegong

Masih dari Tegal, terdapat pula hidangan ketupat blegong yang cukup unik.

Ketupat ini disajikan bersama daging blegong, yaitu unggas hasil persilangan antara bebek dan angsa. Daging blegong dikenal memiliki cita rasa khas dan sering diolah menjadi masakan berkuah yang kaya rempah.

7. Ketupat Bongko

Ketupat bongko juga berasal dari daerah Tegal. Hidangan ini biasanya disajikan bersama sayur yang memiliki rasa sedikit asam.

Cita rasa segar dari sayur tersebut menjadi pembeda dari hidangan ketupat lainnya.

8. Ketupat Bebanci dari Betawi

Ketupat bebanci merupakan hidangan khas Betawi yang cukup legendaris.

Ketupat ini disajikan dengan kuah santan kental yang kaya rempah serta potongan daging sapi. Sekilas tampilannya mirip dengan soto Betawi karena sama-sama menggunakan kuah santan yang gurih.

Perpaduan rempah dan santan membuat ketupat bebanci memiliki cita rasa yang khas dan cukup kuat.

9. Ketupat Cabuk Rambak dari Solo

Ketupat cabuk rambak merupakan kuliner khas Solo yang cukup populer.

Dalam hidangan ini, ketupat dipotong memanjang dan disajikan dengan bumbu kacang pedas yang gurih. Biasanya ditambahkan rambak atau kerupuk kulit sebagai pelengkap.

Meski sering dijadikan menu sarapan di Solo, hidangan ini juga bisa menjadi variasi menarik untuk sajian ketupat saat Lebaran.

Ketupat bukan sekadar makanan pendamping opor atau rendang. Di berbagai daerah di Indonesia, ketupat hadir dengan cara pengolahan, rasa, dan cerita tradisi yang berbeda-beda. 

Dari Sumatera hingga Jawa, keberagaman hidangan ketupat ini menjadi bukti betapa kayanya warisan kuliner Nusantara yang selalu terasa istimewa setiap kali Lebaran tiba. ***