POJOKSATU.id - Seringkali bau badan menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi banyak orang karena bisa menganggu orang lain.

Apalagi jika di dalam kendaraan umum dan tempat umum lainnya yang terdapat banyak orang.

Bau badan atau Bromhidrosis adalah bau khas yang sering dianggap tidak menyenangkan dan berasal dari tubuh manusia.

Fenomena ini terjadi ketika keringat yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam kulit dan terurai oleh bakteri. Proses ini menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki bau.

Bau badan membuat banyak orang tidak percaya diri jika berada dekat orang lain secara langsung.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Bau Badan Secara Alami dan Efektif, Dijamin Ampuh!

Penyebab bau badan berasal dari berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Yuk simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Bakteri
Meskipun keringat itu sendiri biasanya tidak berbau, bakteri yang hidup di permukaan kulit dapat memecah protein dan asam lemak dalam keringat, menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.

Ini terutama terjadi di daerah seperti ketiak, di mana kelenjar apokrin lebih aktif.

2. Jenis Kelenjar Keringat
Manusia memiliki dua jenis kelenjar keringat, yaitu ekrin dan apokrin.

Kelenjar apokrin, yang terletak terutama di daerah ketiak dan genital, mengeluarkan keringat yang lebih kental dan kaya protein, yang lebih cenderung menghasilkan bau ketika diurai oleh bakteri.

3. Diet dan Metabolisme
Makanan tertentu, seperti bawang, bawang putih, dan makanan pedas, dapat mempengaruhi bau keringat.

Alkohol dan kafein juga dapat menyebabkan produksi keringat meningkat dan memperburuk bau badan.

Baca Juga: 8 Alasan Mata Minus Semakin Naik yang Jarang Disadari Orang Banyak!

4. Kondisi Kesehatan
Beberapa kondisi medis, seperti hiperhidrosis (produksi keringat berlebih), diabetes, obesitas, dan kondisi tertentu yang mempengaruhi metabolisme, dapat menyebabkan bau badan lebih kuat.

5. Hormonal
Perubahan hormonal, seperti yang terjadi selama pubertas, menstruasi, kehamilan, atau menopause, dapat mempengaruhi keringat dan oleh karena itu bau badan.

6. Kebersihan Pribadi
Kurangnya kebersihan pribadi dapat meningkatkan jumlah bakteri di kulit, yang bisa memperburuk bau badan.

7. Pakaian
Memakai pakaian yang ketat atau yang terbuat dari bahan sintetis yang tidak memungkinkan kulit bernapas dengan baik dapat meningkatkan keringat dan mendukung pertumbuhan bakteri.

Baca Juga: Memahami Ketahanan Wangi Berbagai Jenis Parfum, Body Mist, Eau de Toilette, Eau de Parfum, dan Parfum, Mana yang Lebih Awet?

8. Stres dan Emosi
Stres dan emosi yang kuat dapat memicu kelenjar apokrin untuk menghasilkan lebih banyak keringat, yang dapat menyebabkan bau badan.

Mengidentifikasi penyebab spesifik dari bau badan seringkali merupakan langkah pertama untuk mengelolanya dengan efektif.

Bisa melalui perubahan gaya hidup, perbaikan kebersihan pribadi atau intervensi medis untuk kondisi yang mendasarinya. Semoga bermanfaat.***